Tentang Reksadana dan Manfaatnya

By on December 2, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 289 kali

Investasi Reksadana – Apakah anda masih asing dalam mendengar kata Reksadana? Mungkin banyak dari anda yang sudah mendengar tentang reksadana tetapi masih pemula dalam memahami reksadana. Sebenarnya apa itu reksadana dan apa manfaat reksadana?

Tentang Reksadana

Reksadana adalah bentuk investasi dari individu atau gabungan suatu unit yang berinvestasi secara kolektif dan nantinya dana investasi akan dikelola oleh manajer investasi untuk dikelola menjadi berbagai macam seperti saham, deposito, obligasi dan lainnya. Reksadana bisa dibilang menabung sambil berinvestasi. Mengapa demikian? Karena anda akan menyisihkan sebagian uang anda dalam jumlah tertentu dalam waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan atau tujuan anda di masa depan.

Kelebihan Reksadana dibandingkan Menabung

Apabila anda memiliki tujuan memenuhi kebutuhan dalam jangka panjang seperti pendidikan anak, membeli rumah, membeli mobil, berangkat haji dan lainnya, maka reksadana merupakan memiliki nilai lebih tersendiri dibandingkan menabung. Menabung bisa lakukan untuk menyimpan uang yang nantinya bisa gunakan sewaktu-waktu untuk kebutuhan mendesak anda. Tetapi reksadana bisa anda gunakan untuk memenuhi kebutuhan anda dalam jangka panjang. Bunga dalam menabung mungkin bisa diperkirakan 4-5 % per tahun tetapi reksadana memiliki return antara 8 % sampai 25 % per tahun (tergantung jenis reksadananya). Belum lagi resiko inflasi dan potongan pajak dalam menabung, maka bunga dari menabung akan jarang anda rasakan. Tetapi reksadana akan tetap memberi anda return sesuai jenis reksadana anda sehingga saat jangka reksadana anda sudah berakhir, anda akan tetap memiliki keuntungan dana lebih.

Manfaat dan Risiko Menggunakan Reksadana

Beberapa manfaat dari reksadana adalah sebagai berikut:
1. Dikelola oleh manajer investasi professional yang merupakan peran utama dalam mengelola reksadana anda.
2. Dana dalam reksadana diinvestasikan ke berbagai jenis efek seperti saham, deposito, obligasi dan lainnya sehingga nilai resiko kecil karena kerugian setiap efek juga berbeda. Saat efek satu mengalami penurunan,maka efek yang lain belum tentu turun juga.
3. Memudahkan berinvestasi dari segala kalangan karena modal awal reksadana relatif lebih kecil.
4. Adanya transparansi informasi karena pengelola dana wajib mengumumkan nilai aktiva bersih setiap hari dalam bentuk laporan keuangan sehingga investor dapat melihat perkembangan investasinya.
5. Investor dapat mencairkan kembali saham/unit penyertaanya sesuai ketetapan sehingga memudahkan investor mengelola kasnya.

Meskipun memiliki manfaat tetapi reksadana tetap memiliki risiko seperti risiko penurunan harga efek sehingga akan mempengaruhi nilai return pula. Penarikan dana besar-besaran oleh investor dalam waktu hampir bersamaan akan menyebabkan pengelola dana menjual saham/obligasi yang juga berakibat menurunkan nilai dari saham/obligasi itu sendiri. Risiko lain bisa didapatkan pula apabila perusahan yang mengelola kekayaan reksadana tidak segera membayar ganti rugi atau membayar lebih rendah dari nilai kesepakatan saat bangkrut.

Bagaimanapun Juga, Reksdana adalah Investasi Ringan dan Mudah

Setiap dana yang kita kelolakan baik dalam bentuk tabungan maupun investasi memiliki manfaat dan risiko. Meski begitu, bagi anda yang suka berinvestasi atau menghimpun dana anda untuk menikmati hasil lebih diakhir,maka reksadana adalah pilihan tepat untuk diambil. Prosedur menggunakan reksadana mudah dan juga tranparansi informasinya jelas. Dana yang kita investasikan hanya dikelola oleh manajer investasi, tetapi tetap dana akan disimpan pada bank yang telah dipercayakan sesuai kesepatakan. Jadi,apakah anda masih tertarik dan berminat untuk berinvestasi dengan mudah? Anda tidak perlu mengeluarkan modal yang banyak. Maka percayakan dana pada reksadana.