Tahap-Tahap Memulai Start-Up Bisnis Impian Anda

By on March 4, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 2,326 kali

Tahap-Tahap Memulai Start-Up Bisnis Impian AndaStartup bisnis mungkin masih jadi konsep yang asing di telinga Anda. Padahal harusnya tidak. Apabila Anda terinspirasi menjadi seorang pebisnis, maka, belajar tentang model bisnis startup akan mengubah cara pandang Anda 180 derajat terhadap sebuah bisnis. Yang mana, ternyata tidak melulu harus dimulai secara konvensional!

Pikirkan sebuah masalah yang belum terpecahkan di sekitar Anda. Bagaimana Anda bisa membuat orang membaca buku tanpa merasa pegal, bagaimana Anda bisa membuat mahasiswa betah melek 24 jam demi mengerjakan skripsi, dan seterusnya. Startup adalah perusahaan yang bekerja untuk menemukan solusi demi menyelesaikan masalah ini. Tantangannya adalah, setiap solusi baru belum tentu akan diterima masyarakat. Tidak semua solusi itu seperti roda yang akan dengan mudah menimbulkan kekaguman ketika pertama kali dikenalkan di masyarakat. Perusahaan startup perlu mencari model bisnis yang scalable dan repeatable. Berikut adalah tahap-tahap dalam memulai sebuah startup:

Tahap brainstorming pencarian solusi

Sekarang, gunakan kepandaian Anda. Mulailah dengan berimajinasi tentang hidup di masa depan, 20 tahun dari sekarang. Apa barang-barang yang ada di masa depan, yang tidak bisa Anda temukan di masa kini? Mobil terbang, baju anti air, Doraemon? Tulis semua ide yang Anda temukan, kemudian pilih satu yang menurut Anda paling bisa Anda kerjakan sesuai dengan kemampuan Anda.

Membuat prototype yang sempurna

Anda sudah menemukan sebuah solusi yang menurut Anda bisa menjawab kebutuhan orang banyak, dan dengan mudah bisa Anda rancang sendiri. Maka, sekarang wujudkan solusi Anda jadi kenyataan. Ciptakan versi beta, atau tester dari inovasi Anda. Kemudian tunjukkan pada 100 orang. Rombak lagi berkali-kali hingga Anda mencapai tingkat persetujuan 100%. Maka, Anda sudah memiliki prototype yang sempurna dari inovasi Anda.

Tahap administrasi

Temukan seorang co-founder yang bersedia memasarkan solusi tersebut bersama Anda. Daftarkan hak paten terhadap solusi Anda. Kemudian cari investor yang bersedia untuk mendanai proyek Anda. Anda mungkin juga ingin mempertimbangkan crowdfunding seperti Kickstarter dan Indiegogo sebagai alternatif pendanaan. Selain itu masih ada banyak alternatif sumber modal untuk bisnis kecil.

Luncurkan

Sekarang luncurkan ke pasaran. Follow up pada pengguna solusi Anda. Apakah mereka bersedia kembali? Jika ternyata mereka tidak mau kembali, maka rombak terus prototype Anda sampai bisa diterima, kalau perlu pivot dengan ide yang benar-benar baru. Sedangkan, jika ternyata pengguna mau kembali, atau lebih baiknya membayar, maka kumpulkan sampai mencapai 1000 pengguna. Setelah itu, Anda akan kesulitan menumbuhkan pengguna. Akan tetapi, Anda harus bersabar hingga mencapai 25 juta penggunadalam 4 tahun ke depan. Anda telah berhasil.

 

Sumber: studentpreneur.co