Strategi Memberikan Diskon Yang Menguntungkan Bagi Anda Dan Pembeli

By on October 8, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 491 kali

Start-Up Bisnis – Sebagai konsumen dari produk-produk yang Anda perlukan tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi Anda untuk kemudian membeli produk tersebut meski turunnya harga sebenarnya tidak terlalu banyak dari harga asli. Sekarang sebagai pebisnis, Anda bisa melakukan hal yang sama untuk menarik lebih banyak konsumen yaitu dengan meluncurkan promosi diskon atau dengan bonus-bonus yang menguntungkan di mata konsumen.  Memberlakukan diskon harus dilakukan dengan jeli karena bila waktu dan momentumnya tidak tepat diskon bisa tidak diperhatikan oleh konsumen. Berikut adalah beberapa strategi memberikan diskon yang menguntungkan bagi Anda dan pembeli.

Berikan promo gratis

Mendengar kata gratis akan langsung menarik minat konsumen untuk membeli produk Anda. misalnya promo beli satu gratis satu, atau gratis biaya pengiriman untuk area tertentu atau seluruh Indonesia, bisa juga dengan memberikan bonus souvenir gratis yang menarik. Promo ini cukup ampuh untuk mengenalkan produk ke konsumen jika bisnis Anda adalah bisnis baru. Atau bisa juga untuk menghabiskan barang-barang lama yang belum laku sehingga tidak terjadi penumpukan barang di gudang dan Anda bisa memperbarui koleksi.

Barang berkualitas baik

Menghabiskan stok lama lalu diberikan diskon memang sah-sah saja asalkan barang yang dijual tetap dalam kondisi baik. Sebelum mengeluarkan barang dari gudang untuk dijual, Anda harus melakukan seleksi mana barang yang masih bagus mana yang sudah tidak layak. Menjual barang tidak layak atau cacat meski diberi diskon besar hanya akan menurunkan tingkat kepercayaan konsumen kepada bisnis Anda.

Beri batasan waktu promo

Jika produk Anda sudah dikenal oleh konsumen, saatnya “menggoda” konsumen dengan tawaran promo dengan jangka waktu tertentu. Misalnya dalam waktu seminggu, atau bahkan dalam hitungan jam. Hal ini akan menimbulkan rasa penasaran bagi konsumen dan meraka akan terpacu untuk segera membeli produk yang sedang dipromokan, karena takut harga barang akan naik lagi setelah masa promo habis. Memberikan diskon dengan batasan waktu tertentu jangan terlalu sering dilakukan. Jika terlalu sering bisa membuat diskon tidak menjadi special dan menimbulkan kecurigaan pada konsumen.

Barang lebih banyak dengan harga yang sama

Logika konsumen sangat sesuai dengan prinsip ekonomi yaitu mendapatkan barang sebanyak-banyaknya dengan usaha atau harga sekecil-kecilnya. Misalnya sebuah produk pembersih lantai dengan harga 10 ribu rupiah diberikan diskon 10%, dibandingkan dengan produk serupa dengan harga yang sama tanpa diskon namun isi lebih banyak 10%. Konsumen akan lebih memilih membeli barang yang kedua karena dengan demikian ia mendapatkan lebih banyak barang dengan harga yang sama.

Harga dengan angka tidak bulat

Anda pasti sering melihat produk dengan tag harga 9.900 rupiah, atau 3.800 rupiah lalu bertanya-tanya kenapa tidak sekalian saja dibulatkan menjadi 10.000 atau 4.000 rupiah? Lagi-lagi ini adalah trik psikologis kepada konsumen yang cenderung tidak mempedulikan pembulatan harga dan hanya melihat digit awalnya saja. Misalnya konsumen membeli 2 produk dengan harga 9.900 dan 3.800 rupiah, secara tidak sadar ia akan menghitung jumlah belanjaan menjadi 12.000 saja bukannya harga aslinya yaitu 13.700 yang belum ditambah pajak. Dengan mencantumkan harga yang tidak bulat atau harga psikologis tersebut, Anda akan memberikan ilusi bahwa konsumen mendapatka barang dengan harga yang jauh lebih murah. Konsumen juga akan terdorong untuk membeli barang lebih banyak dengan asumsi jumlah harga lebih murah dibandingkan dengan toko yang menjual dengan harga bulat.

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty