Strategi Membatasi Resiko Jeblog Investasi Saham

By on June 2, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 1,411 kali

Investasi saham, masih banyak orang yang masih belum mengerti betul mengenai investasi saham ini. Bahkan beberapa profesional muda saja tidak begitu mengerti cara kerja dari investasi saham ini. Beberapa orang yang sudah berkecimpung ke dunia ini malah memperlakukan saham seperti bermain kasino. Ini jelas-jelas bukanlah tindakan yang tepat, mengingat investasi saham memiliki resiko yang cukup besar. Anda harus memiliki kedisiplinan, percaya diri, dan teliti dalam menganalisis setiap perhitungan resiko dalam investasi saham. Untuk itu, Anda membutuhkan strategi membatasi resiko jeblog investasi saham.

Ingatlah bahwa setiap instrumen investasi memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Return dan resiko yang dihasilkan pun juga berbeda. Dapat dikatakan jika investasi saham memiliki return yang cukup tinggi. Namun, hal ini juga dibarengi dengan resikonya yang besar. Jika Anda kurang hati-hati, Anda bisa saja terjebak kedalam kerugian. Dalam mengatur resiko berinvestasi saham, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Cara ini dapat dikatakan sebagai strategi membatasi resiko jeblog investasi saham.

Pastikan untuk selalu mengevaluasi resiko-resiko saham perusahaan yang akan Anda beli. Minimal terlihat 3 jenis resiko, resiko finansial, resiko operational, dan resiko perubahan hukum. Resiko finansial kental kaitannya dengan posisi finansial sebuah perusahaan. Kelangsungan hidup perusahaan dapat terancam oleh level hutang dan tidak disiplinnya manajemen perusahaan tersebut. Resiko kedua, resiko operational, berkaitan dengan operational keseharian persuahaan tersebut. Bisa saja sebuah proyek yang dilakukan perusahaan terancam gagal karena adanya kesulitan teknis yang serius. Sedangkan resiko peraturan atau hukum ini dapat menyulitkan perusahaan dalam mengubah bisnis yang ada agar terhindar dari sanksi yang berlaku.

Namun rasanya tidak cukup hanya dengan mempertimbangkan ketiga faktor resiko tersebut. Besar kemungkinannya pihak manajemen bisa berbuat curang karena laporan keuangan hasil audit yang dapat diakses oleh publik sangat tidak transparan. Cermati profil manajamen perusahaan dan cari tahu seberapa besar saham yang dipegang pihak manajemen. Ini dapat membantu Anda dalam mencermati kecurangan yang ada.

Anda mungkin sering mendapatkan saran dari pialang saham, akuntan, atau bahkan teman-teman disekitar Anda. Namun ada baiknya untuk melakukan riset tersendiri secara independen. Dalam berinvestasi saham, selalu ambil keputusan dengan kepala dingin. Ingatlah untuk tidak menginvestasikan sesuatu ke bisnis yang tidak Anda mengerti. Ini sama halnya dengan membeli saham karena angka-angka di monitor atau karena ikut-ikutan trend tanpa mengulik lebih dalam mengenal industri bisnis perusahaan yang bersangkutan.

Itu dia beberapa strategi membatasi resiko jeblog investasi saham yang dapat Anda terapkan. Jangan pernah sekali-kali menyamakan investasi saham dengan kasino. Dibandingkan strategi beli acak dan berharap harganya naik, sepertinya strategi analisa yang mendalam jauh lebih baik demi meminimalisir resiko yang ada.