Sepekan Pertama 2018, Rupiah Berhasil Memukul Dolar AS

By on January 7, 2018 | Artikel ini Sudah di baca 350 kali

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) berhasil melakukan reli selama enam hari berturut-turut alias selama pekan pertama 2018. Indeks Bloomberg mencatat, rupiah pada perdagangan Jumat (5/1/2018) ditutup menguat 6 poin atau 0,04% menjadi Rp13.416 per USD.

Awal perdagangan, rupiah dibuka berkibar 5 poin ke level Rp13.417 per USD, setelah Kamis kemarin ditutup di Rp13.422 per USD. Jumat ini, rupiah diperdagangkan di kisaran Rp13.389-Rp13.436 per USD.

Data Yahoo Finance pada petang di akhir pekan ini, menunjukkan rupiah menguat 9 poin atau 0,07% menjadi Rp13.413 per USD, dimana kemarin ditutup di level Rp13.422 per USD. Hari ini, mata uang NKRI diperdagangkan di level Rp13.388-Rp13.433 per USD.

Sementara itu, data Pakarinvestasi.com yang bersumber dari Limas, rupiah pada Jumat petang ini ditutup di level Rp13.457 per USD, sama dengan penutupan perdagangan Kamis lalu. Pagi tadi, rupiah berada di posisi Rp13.401 per USD, menanduk 56 poin dari penutupan kemarin  di posisi Rp13.457 per USD.

Rupiah berhasil melanjutkan reli karena minimnya sentimen negatif di dalam negeri dan menguatnya indeks. Sementara itu, dolar AS terbebani oleh menguatnya euro sebesar 0,05%, seiring data ekonomi Zona Euro tahun 2017, yang tumbuh kuat dalam hampir tujuh tahun.

Melansir dari Reuters, indeks USD terhadap enam mata uang saingan utama merugi 0,3%, sehingga berada di level 91,838. Ini merupakan pekan ketiga dolar nelangsa. Mata uang George Washington gagal menarik untung dari laporan pekerjaan swasta AS yang bertambah 250.000 pada Desember lalu. Pasalnya kenaikan jumlah pekerjaan tidak dibarengi dengan pertumbuhan upah demi membalikkan dolar ke jalur positif.