Sentimen Luar Negeri, IHSG Berkurang 13 Poin

By on April 16, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,585 kali

Sentimen Luar Negeri, IHSG Berkurang 13 Poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang 13 poin terkena berbagai sentimen dari luar negeri, mulai dari bom di Boston hingga melambatnya ekonomi China. Investor marak lakukan aksi jual.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.175 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.710 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG berkurang 13,256 poin (0,27%) ke level 4.881,336. Sedangkan Indeks LQ45 turun 3,320 poin (0,40%) ke level 822,278.

Membuka perdagangan, Selasa (16/4/2013), IHSG melemah 28,985 poin (0,59%) ke level 4.865,607. Indeks LQ45 terpangkas 4,934 poin (0,60%) ke level 820,664.

Semua sektor industri di lantai bursa jatuh di teritori negatif akibat tekanan jual. Saham-saham tambang memimpin pelemahan menyusul anjloknya harga komoditas dunia.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terkoreksi 35,421 poin (0,72%) ke level 4.859,171. Sementara Indeks LQ45 turun 5,750 poin (0,70%) ke level 819,848.

Kemarin, IHSG jatuh 42 poin akibat maraknya sentimen negatif dari pasar global dan regional. Seluruh bursa di Asia menutup perdagangan di zona merah.

Ledakan bom di Boston serta pertumbuhan ekonomi China yang lemah mengguncang pasar saham Wall Street semalam. Indeks S&P 500 menderita koreksi lebih dari dua persen.

Sentimen tersebut juga membuat bursa-bursa di Asia berjatuhan di zona merah. Koreksi terdalam diderita oleh pasar saham Jepang.

Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 12,11 poin (0,55%) ke level 2.169,83.
  • Indeks Hang Seng anjlok 297,34 poin (1,37%) ke level 21.475,33.
  • Indeks Nikkei 225 jatuh 152,00 poin (1,14%) ke level 13.123,66.
  • Indeks Straits Times turun 16,02 poin (0,49%) ke level 3.268,35.

(Angga Aliya, Detikfinance)