Sebelum Berinvestasi Emas

By on June 19, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 3,032 kali

Sebelum Berinvestasi Emas

Sebelum berinvestasi emas memang ada beberapa dasar yang harus anda perhatikan , seperti :

1. Tujuan daripada berinvestasi emas

2. Hasil investasi seperti apa yang akan kita dapatkan

3. Mengetahui resiko dalam berinvestasi yang dilakukan

Penting kita ketahui memang terdapat perbedaan dari apa itu menabung dan juga berinvestasi. Apabila menabung itu menyisihkan uang untuk keperluan kedepan sedangkan berinvestasi itu adalah mengelola uang tabungan kedalam bentuk aset yang dapat disimpan supaya kelak menjadi lebih bernilai.

Apabila kita memang telah benar-benar memutuskan pilihan untuk berinvestasi emas, tentu kita juga harus tahu akan kebutuhan kita di masa yang akan datang misalnya saja seperti untuk anak sekolah, naik haji, dan lain sebagainya. Kemudian setelah mengetahui tujuan dari berinvestasi emas lalu selanjutnya menentukan sampai kapan kita akan berinvestasi emas dengan merencanakannya secara tepat.  

Untuk ilustrasinya bagi pemula:

Apabila emas batangan tahun ini per gram bekisar Rp. 360 ribu dan ongkos untuk naik haji bekisar Rp. 35 juta, maka dari sini dapat kita hitung hanya dengan jumlah emas 97 gram kita bisa berangkat haji. Namun bandingkan bila tahun depan ongkos haji naik menjadi Rp. 40 juta sedangkan harga emas menjadi Rp. 530 ribu per gram, itu berarti hanya dengan 75 gram saja kita bisa berangkat haji. hal ini tentu sangat menarik.

Yang tak kalah penting sebelum kita berinvestasi emas, perlu juga kita ketahui mengenai apa saja kelebihan maupun kekurangan dalam berinvestasi tersebut.

Untuk kelebihan dalam berinvestasi emas :
1. Tidak terpengaruh oleh krisis maupun inflasi .
2. Memiliki bentuk fisik .
3. Bisa juga digadaikan atau digunakan sebagai jaminan.

4. Lebih awet (tahan lama).
5. Tidak terkena pajak maupun administrasi yang lain.

Untuk kekurangan dalam berinvestasi emas :
1. Kurang praktis (susah dibawa).
2. Selalu memperhatikan faktor penyimpanan maupun keamanannya.

3. Tidak dapat di gunakan untuk usaha

4. Tidak memiliki cash flow.

Perlu kita ketahui bentuk dari emas sendiri yang dapat kita jadikan sebagai bentuk investasi. Seperti yang sudah kita kenal bentuknya ada yang berupa emas koin, emas batang, maupun emas dalam bentuk perhiasan. Namun dari semua itu mempunyai kekurangan maupun kelebihan masing masing.

  • Emas koin

emas koin sebenarnya hampir sama dari emas batangan, hanya saja bentuknya lain yaitu berupa koin emas. Untuk nilai maupun kadarnya pun juga sama dengan emas batangan. Jadi emas koin memang bagus untuk dijadikan bentuk investasi. Meskipun memang di toko untuk emas koin biasanya stok terbatas.

  • Emas Batangan

Investasi yang satu ini memang berbentuk batangan yang pipih atau lebih mirip batu bata, kadar emasnya sekitar 22 hingga 24 karat. Emas batangan adalah investasi terbaik yang bisa anda pilih, sebab kapanpun dan dimanapun nilai jualnya akan sama, harga ini akan sesuai dengan standart internasional yang telah di tetapkan pada hari penjualan tersebut.

  • Emas perhiasan

Emas yang ini memang menjadi kesukaan para wanita, meskipun sebenarnya emas perhiasan kurang baik apabila dijadikan pilihan untuk investasi. Sebab dari bentuknya sendiri memerlukan jasa pembuat agar sesuai dengan bentuk dan ciri yang diinginkan, hal itulah yang menjadikan adanya biaya tambahan untuk pembuatan kepada pembelinya. Jadi selain membeli kita juga dikenakan ongkos pembuatan. Ditambah lagi bentuknya yang selalu berubah-ubah mengikuti trend terbaru.

Oleh sebab itu perhatikan 3 dasar sebelum anda memutuskan untuk berinvestasi emas seperti yang telah dijelaskan di atas. Selain itu juga pertimbangkan faktor lain yang memang pada dasarnya dalam berinvestasi emas akan memiliki kekurangan maupun kelebihan .