Saham Murah Diburu, IHSG Menanjak 33 Poin

By on April 11, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,161 kali

Saham Murah Diburu, IHSG Menanjak 33 Poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 33 poin berkat perburuan saham-saham yang sudah murah. Lonjakan ini mengantarkan indeks kembali bertengger di level 4.900.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 16,884 poin (0,35%) ke level 4.894,462 didorong sentimen positif bursa regional dan global. Investor akumulasi saham-saham yang kemarin sudah terkoreksi.

Saham-saham lapis dua yang kemarin terkoreksi cukup dalam kini mulai diincar kembali. Indeks pun sempat menanjak sampai posisi tertingginya hari ini di level 4.911,674.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (11/4/2013), IHSG menanjak 33,542 poin (0,69%) ke level 4.911,017. Sementara Indeks LQ45 menguat 5,480 poin (0,67%) ke level 828,345.

Hampir seluruh indeks sektoral di lantai bursa berhasil menguat, kecuali sektor pertambangan dan industri dasar. Aksi beli ramai dilakukan investor asing dan lokal.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 99.020 kali pada volume 3,689 miliar lembar saham senilai Rp 4,013 triliun. Sebanyak 156 saham naik, sisanya 73 saham turun, dan 100 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional masih kompak bertahan di zona hijau hingga siang hari ini, dipimpin oleh pasar saham Jepang. Pencetakan rekor oleh Wall Street membuat pelaku pasar di Asia makin cukup bersemangat beli saham.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 3,02 poin (0,14%) ke level 2.229,15.
  • Indeks Hang Seng menguat 185,98 poin (0,84%) ke level 22.220,54.
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 157,83 poin (1,19%) ke level 13.445,96.
  • Indeks Straits Times bertambah 13,35 poin (0,41%) ke level 3.306,60.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 700 ke Rp 52.900, Nipress (NIPS) naik Rp 550 ke Rp 7.250, Sumber Energi (ITMA) naik Rp 455 ke Rp 2.325, dan Sumber Alfaria (AMRT) naik Rp 400 ke Rp 6.500.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.050, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.000 ke Rp 83.000, Inovisi (INVS) turun Rp 300 ke Rp 6.550, dan Japfa (JPFA) turun Rp 250 ke Rp 9.050. (Angga Aliya, Detikfinance)