Saham Apple Anjlok, Wall Street Kena Dampaknya

By on April 18, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,281 kali

Saham Apple Anjlok, Wall Street Kena Dampaknya

Wall Street terkena aksi jual yang cukup ramai sehingga terkena koreksi yang cukup dalam. Saham-saham teknologi dan bank memimpin pelemahan.

Apple memimpin koreksi di saham teknologi menyusul kekhawatiran berkurangnya tingkat permintaan produk mereka. Sementara dari sektor finansial, koreksi paling dalam dialami oleh saham Bank of America.

Saham Apple anjlok 5,5% ke level US$ 402,80 setelah sebelumnya sempat jatuh hingga di bawah US$ 400, pertama kalinya sejak Desember 2011. Produsen chip komputer yang jadi langganan Apple, Cirrus Logic melaporkan kinerja keuangan yang mengecewakan, sinyal bahwa penjualan iPhone dan iPad ke depan akan lesu.

Koreksi yang terjadi pada perdagangan Rabu diperkirakan mulainya aksi ambil untung investor yang sudah sejak awal tahun menanam modal di Wall Street.

“Setelah Senin ada aksi jual emas besar-besaran, kini hal itu mulai terjadi di pasar saham, sehingga pasar jatuh lebih dalam lagi,” kata Gordon Charlop, managing director dari Rosenblatt Securities di New York, dikutip Reuters, Kamis (18/4/2013).

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 138,19 poin (0,94%) ke level 14.618,59. Indeks Standard & Poor’s 500 turun 22,56 poin (1,43%) ke level 1.552,01. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 59,96 poin (1,84%) ke level 3.204,67.

Volume perdagangan cukup ramai, sekitar 7,89 miliar lembar saham ditransaksikan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE MKT, jauh lebih tinggi dari rata-rata transaksi harian 6,36 miliar lembar tahun ini. (Angga Aliya, Detikfinance)