Rupiah Terkena Pengaruh Lesunya Ekonomi Eropa

By on May 16, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 1,835 kali

Rupiah Terkena Pengaruh Lesunya Ekonomi Eropa

Pergerakan nilai tukar rupiah kembali melemah, setelah pelaku pasar merespons negatif data pertumbuhan ekonomi Jerman sebesar 0,1% pada kuartal I-2013 yang di bawah ekspektasi.

“Hal ini juga dibarengi dengan penurunan pertumbuhan produk domestik bruto (GDP) tahunannya,” ujar Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada dalam ulasannya, Kamis (16/5/2013).

Tak hanya Jerman, rilis pertumbuhan GDP (year on year) yang menurun di sejumlah wilayah zona Euro lainnya turut menambah sentimen negatif bagi mata uang Euro.

PDB zona euro mengalami kontraksi sebesar -0,3% pada kuartal I-2013 dari sebelumnya -0,6%. Sedangkan PDB Prancis dirilis -0,2% dari prediksi -0,1% dan kuartal sebelumnya -0,2%. Italia -0,5% dari prediksi -0,4% dan kuartal sebelumnya -0,9%.

Selain itu, lanjut Reza, dari sisi lain meski rilis data inflasi di beberapa wilayah zona Euro terjadi penurunan, namun pada kenyataannya belum mampu mengimbangi data-data negatif tersebut.

Sebelumnya, pergerakan nilai tukar rupiah akan mengalami kenaikan tipis, seiring tetapnya rilis suku bunga acuan (BI rate) di level 5,75% yang telah sesuai dengan ekspektasi pasar. (Dian Ihsan Siregar, Liputan 6 News)