Rupiah Masih Tertekan

By on March 15, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,496 kali

Rupiah Masih Tertekan

Stamina rupiah lagi-lagi kedodoran dan melemah. Di pasar spot, Kamis (14/3), pasangan USD/IDR menguat 0,2% menjadi 9.700. Kurs tengah dollar Amerika Serikat (AS) di Bank Indonesia (BI) juga menguat 0,05% menjadi 9.703. Reny Eka Putri, analis pasar uang Bank Mandiri, mengatakan, kurs rupiah melemah lebih karena sentimen dari eksternal. Salah satunya adalah pemangkasan peringkat utang Italia yang telah membuat euro tertekan. Alhasil,  mata uang Asia termasuk rupiah pun ikut-ikutan loyo.

Selain itu, data ekonomi China yang mengecewakan direspon negatif oleh pasar. Data tersebut mengindikasikan pemulihan ekonomi China masih belum stabil.

Zulfirman Basyir, analis Monex Investindo Futures memprediksi, hari ini rupiah masih berpotensi melanjutkan pelemahan. Koreksi terhadap rupiah juga dipicu oleh kekhawatiran dihentikannya program pembelian aset AS. Kondisi ini membuat dollar AS makin perkasa sehingga akan terus menekan rupiah.

Zulfirman memperkirakan, hari ini pasangan USD/IDR berpotensi menguat di kisaran 9.685- 9.715. Sementara, prediksi Reny, pairing USD/IDR hari ini akan bergerak di kisaran 9. 682- 9.712. (Sumber kontan.co.id)