Rupiah Masih Lesu

By on May 14, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,210 kali

Rupiah Masih Lesu

Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) melemah di awal pekan ini. Di pasar spot, Senin (13/5), pasangan USD/IDR menguat tipis 0,04% dibanding akhir pekan lalu menjadi 9.741. Kurs dollar AS di Bank Indonesia (BI) pun naik sebesar 0,07% menjadi 9.741.

Analis pasar uang Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, rupiah cenderung melemah karena ketidakpastian kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Sementara, dollar AS menguat tersengat data pengangguran di negara itu yang menurun.

Analis Monex Investindo Futures Daru Wibisono menambahkan, sejak akhir pekan lalu, posisi dollar AS di pasar global semakin kuat. “Terlebih lagi di awal pekan ini tidak ada sentimen positif dari dalam negeri” kata Daru.

Reny menduga, pergerakan rupiah pada hari ini akan konsolidasi. Ia menilai, BI masih akan mempertahankan suku bunga di level 5,75%. Ini menjadi sentimen positif bagi rupiah. Namun, data penjualan ritel AS yang membaik membuat dollar AS ter-apresiasi dan menekan rupiah.

Prediksi Reny, USD/IDR bergerak di kisaran 9.730-9.752. Proyeksi Daru, USD/IDR berada di rentang 9.730 – 9.750. (Agung Jatmiko, Dina Farisah, Kontan)