Review dan Outlook Rupiah Menjelang Hari Raya Idul Fitri

By on August 5, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,098 kali
Rupiah_

Review dan Outlook Rupiah Menjelang Hari Raya Idul Fitri

Investasi Forex – Pergerakan nilai tukar rupiah selama satu minggu perdagangan (25 Juli – 2 Agustus 2013) tampak mengalami kondisi yang melemah dengan signifikan. Mata uang lokal mengalami tekanan selama satu minggu dihantam oleh kondisi dolar yang sedang menemukan momentum penguatan terhadap rival-rivalnya. (04/08)

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat sore bergerak melemah sebesar 10 poin menjadi Rp10300 dibanding posisi sebelumnya Rp10290.

Sementara itu dalam satu minggu perdagangan, pergerakan rupiah cenderung mengalami penurunan. Rupiah membukukan penurunan sebesar 32 poin dibandingkan dengan penutupan perdagangan Jumat minggu sebelumnya yang berada di level Rp10268 per dollar AS.

Dalam satu minggu perdagangan mata uang lokal ini mengalami kondisi yang melemah. Rupiah ditekan oleh kondisi dalam negeri yang lebih dominan. Sebenarnya dollar satu minggu ini cenderung melemah karena Fed menyatakan komitmennya untuk masih mempertahankan program stimulus. Akan tetapi hal tersebut tidak berdampak terlalu besar terhadap pergerakan mata uang dalam negeri

Dari dalam negeri sentimen negatif yang menghadang rupiah lebih dominan. Tekanan juga dihadapi rupiah setelah keluar data bahwa inflasi mengalami peningkatan hingga ke level 8.16 persen (y/y) pada bulan Juli lalu. Sementara itu pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua lalu juga berada di bawah level 6 persen.

Aksi BI untuk menaikkan BI rate dinilai kurang bisa meredam pelarian arus modal asing dari dalam negeri. Kebijakan kenaikan suku bunga BI rate sebesar 50 bps menjadi 6.5 persen dinilai para investor sebagai kepanikan dari bank sentral Indonesia ini.

Untuk satu minggu ke depan (2 – 9 Agustus 2013) pergerakan rupiah berpotensi untuk mengalami penurunan lagi, meskipun akan terbatas. Pasar saham lokal dan bank libur selama satu minggu untuk merayakan cuti bersama menyambut Hari Raya idul Fitri. Transaksi rupiah akan terbatas di off-shore.

Rupiah tampaknya akan masih ditahan untuk tidak melemah terlalu berlebihan karena akan menggangu stabilitas ekonomi dalam negeri. Tampaknya minggu depan pair USD/IDR akan berada dalam range antara resistance di level 10350 dan 10500, sementara support di level 10000 dan 9900.

(Ika Akbarwati, Vibiznews)