Resiko Umum Dalam Investasi Reksadana

By on August 11, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 351 kali

Investasi Reksadana – Investasi memang selalu disertai dengan adanya resiko, seperti halnya pada resiko investasi reksadana. Siapa bilang jenis investasi yang satu ini tidak memiliki bentuk resiko? Pada dasarnya hampir semua bentuk investasi memiliki resiko masing-masing dengan tingkat dan juga bentuk resiko yang berbeda, begitu pun pada investasi reksadana. Untuk investasi yang satu ini, ia memiliki beberapa macam bentuk unsur resiko umum yang selalu mnghampirinya. Oleh karena itu, apabila Anda hendak melakukan jenis investasi ini, maka ketahuilah terlebih dahulu mengenai resiko umum apa saja yang mungkin harus Anda hadapi saat memulainya, berikut ini adalah uraian mengenai resiko umum dari investasi reksadana tersebut, diantaranya adalah:

Tidak menjamin adanya keuntungan

Ketika Anda memulai jenis investasi yang satu ini ada hal penting yang harus Anda sadari, bahwa jenis investasi ini tidak menjamin akan diri Anda untuk mendapatkan bentuk keuntungan, dividen, dan juga kenaikan yang mungkin Anda harapkan dari modal investasi.

Resiko umum pada pasar modal

Jika terjadi suatu pembelian efek, maka hal ini dapat menyebabkan adanya perubahan pada kondisi dari unsur pasar. Padahal kondisi pasar yang tidak stabil juga mampu membuat jenis investasi yang satu ini berada dalam kondisi rentan. Berikut ini adalah beberapa bagian yang menjadi penyebab perubahan tersebut:
– Kebijakan pemerintah yang berkaitan pula dengan kondisi politik,
– Suku bunga umum yang mengalami pergerakan
– Sentimen dari para investor yang mulai meluas
– Terjadinya perubahan atau bahkan perkembangan secara nasional, regional, dan juga global.
– Guncangan dari pihak eksternal seperti bencana alam atau bahkan terjadinya peperangan.

Resiko efek

Untuk jenis resiko yang satu ini, dapat terjadi pada setiap bentuk efek. Seperti halnya ketika kemungkinan dari default perusahaan pihak penerbit yang berkaitan dengan pembayaran kupon atau lebih dikenal sebagai pokok obligasi, lalu implikasi yang bermula dari peringkat pada kredit perusahaan yang tengah dilakukan downgrade.

Resiko liquiditas

Resiko ini berkaitan dengan seberapa mudahnya tingkat efek yang bisa Anda jual dengan mendekati nilai yang wajar, atau bergantung dengan volume yang diperdagangkan di bagian bursa.

Resiko liquidasi juga sangat mungkin bisa terjadi pada investasi reksadana yang satu ini. untuk resiko liquidasi ini juga biasanya terjadi apabila daya beli dari tingkat investasi Anda mengalami bentuk kerugian karena nilai rata-rata dari harga konsumsi milai mengalami peningkatan

Resiko untuk pembiayaan pinjaman

Apabila Anda melakukan investasi reksadna dari dana pinjaman, maka sebelum melakukan hal tersebut sebaiknya Anda memperhatikan terlebih dahulu beberapa bentuk resiko di bawah ini:
– Dengan menggunakan pembiayaan dari pinjaman untuk membeli unit investasi reksadana, maka hal ini lebih membukakan peluang keuntungan yang cukup besar bagi Anda dan begitu pun dengan peluang untuk mendapatkan bentuk kerugian pula.
– Apabila investasi tengah mengalami penurunan, maka Anda selaku investor biasanya akan diminta untuk menambah sejumlah nilai agunan atau bahkan mengurangi tingkat peminjaman pada batas level tertentu.
– Biaya pinjaman yang Anda dapatkan sangat beraneka ragam, hal ini berkaitan dengan fluktuasi dari suku bunganya sendiri.
– Resiko menggunakan pembiayaan pinjaman ini harus lebih dipertimbangkan kembali karena lebih banyak mengandung bentuk resiko lainnya.

Resiko atas ketidakpatuhan

Jenis resiko yang satu ini biasanya berkaitan dengan ketidakteraturan atas bentuk keuntungan dari investasi reksadana yang timbul karena  tidak sesuai dengan tingkat hukum, aturan, etika, dan bahkan presedur dari investasi itu sendiri.

Resiko untuk manager investasi

Keuntungan yang bisa diraih dalam reksadana, pada dasarnya bermula dari kinerja pada manager investasi dalam hal pengetahuan, pengalaman, tehnik, keahlian ,atau bahkan proses yang dilakukan olehnya. Dengan adanya beberapa bentuk kekurangan, maka resiko investasi reksadana  pun dapat merugikan.