Reksadana: Pengetahuan Dasar Reksadana

By on September 2, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 404 kali

Investasi Reksadana – Pengetahuan dasar reksadana sangat penting untuk diketahui terutama oleh Anda yang berminat untuk berinvestasi dalam bentuk reksadana. Dengan modal pengetahuan yang cukup seputar reksadana, langkah Anda untuk berinvestasi tentunya akan lancar dan Anda pun akan merasa yakin  untuk menjadi investor reksadana. Pengetahuan dasar tentang reksadana meliputi pengertian reksadana, perbandingan antara reksadana dan investasi tidak langsung, kelebihan dan kekurangan reksadana, dan kelompok investor reksadana yang paling tepat.

Pengertian reksadana

Reksadana adalah wujud investasi yang dikelola oleh team pengelola khusus yang ahli dan berpengalaman di bidang pasar modal. Dengan berinvestasi reksadana, Anda beserta para investor lainnya dapat mengumpulkan dana sebagai sebuah investasi reksadana. Dengan reksadana, Anda selaku investor bisa membeli banyak macam instrument investasi, termasuk instrument investasi yang tak bisa Anda dapatkan selain melalui investasi langsung seperti investasi properti komersial dan obligasi.

Perbandingan antara reksadana dan investasi langsung

Anda yang ingin berinvestasi memiliki dua pilihan jenis investasi, yaitu investasi reksadana dan investasi langsung. Dalam kajianpengetahuan dasar reksadana,  pilihan apakah Anda akan memilih investasi reksadana atau investasi secara langsung sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Akan tetapi, akan jauh lebih baik lagi jika Anda meminta bantuan pihak manejer investasi yang professional dan berpengelaman  seperti yang dapat Anda jumpai pada investasi reksadana. Tujuanya agar Anda mendapatkan hasil yang baik dalam waktu jangka panjang. Manajer investasi memiliki performa yang lebih baik dalam mengelola investasi reksadana. Hal ini dikarenakan:
· Mereka membangun portofolio dengan menggunakan dasar filosofi investasi yang konsisten dan baku
· Mereka memiliki link yang besar dan juga informasi yang berharga dan berkualitas, termasuk informasi dan akses ke sejumlah emiten besar, pelanggan, dan pesaing yang kuat bila dibandingkan dengan investor biasa.
· Manejemen investasi memiliki team yang professional yang mampu menganalisa secara professional seputar kondisi pasar bursa dan kondisi perekonomian. Pasar bursa dan kondisi perekonomian memang menjadi dua poin penting yang wajib diperhatikan ketika kita sedang berinvestasi.
· Ukuran portofolio milik manejer investasi besar sehingga akan jauh lebih mudah untuk menekan risiko. MI biasanya dapat mengurangi risiko dengan cara diservikasi dan dengan cara mengimplementasikan teknik manejemen risiko yang rumit.
· Fee transaksi yang dilakukan oleh MI tergolong rendah sehingga dapat menghemat biaya. Sebagai contoh: MI umumnya membayar komisi lebih rendah bila dibandingkan dengan investor individu
· MI mudah untuk menarik dana investasi kapapun ia mau. Hal ini berbeda apabila kita menggunakan depposito berjangka yang mana kita hanya bisa melakukan penarikan tunai pada periode tertentu saja.

Siapakah yang paling tepat untuk berinvestasi dengan reksadana?

Reksadana tergolong contoh bentuk investasi yang paling nyaman dan sederhana. Tak heran jika banyak kalangan yang tertarik untuk berinvestasi reksadana, khususnya mereka yang kurang berminat untuk memilih investasi langsung, mereka yang tidak memiliki keahlian khusus tentang dunia investasi dan pasar modal, dan mereka yang tidak memiliki waktu khusus untuk fokus pada kegiatan investasi. Reksadana juga sangat cocok untuk kalangan investor kecil dan pemula. Kedua kelompok ini dapat memiliki kesempatan untuk membuat diversifikasi portifolio dengan jangkauan yang luas namun dengan dana yang kecil. Bagaimana, ada cukup banyak pengetahuan baru kan hanya dengan membaca informasi seputar pengetahuan dasar reksadana? Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan Anda seputar pengetahuan dasar reksadana.

– Biaya pinjaman yang Anda dapatkan sangat beraneka ragam, hal ini berkaitan dengan fluktuasi dari suku bunganya sendiri.
– Resiko menggunakan pembiayaan pinjaman ini harus lebih dipertimbangkan kembali karena lebih banyak mengandung bentuk resiko lainnya.

Resiko atas ketidakpatuhan

Jenis resiko yang satu ini biasanya berkaitan dengan ketidakteraturan atas bentuk keuntungan dari investasi reksadana yang timbul karena  tidak sesuai dengan tingkat hukum, aturan, etika, dan bahkan presedur dari investasi itu sendiri.

Resiko untuk manajer investasi

Keuntungan yang bisa diraih dalam reksadana, pada dasarnya bermula dari kinerja pada manager investasi dalam hal pengetahuan, pengalaman, tehnik, keahlian ,atau bahkan proses yang dilakukan olehnya. Dengan adanya beberapa bentuk kekurangan, maka resiko investasi reksadana  pun dapat merugikan.