Reksadana Lebih Diminati Masyarakat Ketimbang Saham

By on March 15, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 357 kali

Investasi Reksadana – Hubungan saham dan reksa dana sangat erat mengingat keduanya merupakan instrumen favorit di pasar modal. Instrumen pasar modal didefinisikan sebagai surat berharga berupa utang dan ekuitas yang ditransaksikan yang jangka waktu jatuh temponya lebih sari setahun (long-term instrument). Terdapat beberapa instrumen pasar modal yang umum dikenal seperti obligasi, saham, reksadana dan lain sebagainya. Instrumen tersebut merupakan sarana bagi pendanaan perusahaan maupun bagi kegiatan berinvestasi perorangan.

Saham dan reksa dana menjadi instrumen transaksi yang cukup populer dewasa ini di pasar modal. Bagi masyarakat Indonesia khususnya, telah terbangun kesadaran akan pentingnya menerapkan perencanaan dan implementai keuangan. Menurut riset investasi selama tahun 2015, mayoritas masyarakat Indonesia memilih instrumen reksadana dalam perencanaan investasi keuangan mereka.

Saham dan reksa dana sebagai investasi yang banyak diminati salah satunya dilandasi oleh bonus demografi Indonesia; keadaan dimana jumlah penduduk Indonesia yang produktif jauh lebih banyak daripada yang tidak produktif. Kesadaran investasi kelompok usia muda produktif dari rentang umur 25 hingga 30 tahun, pada khususnya, telah cukup tinggi dan rata-rata berminat melakukan investasi reksadana.

Saham dan reksadana kendati makin banyak diminati masyarakat dari berbagai kalangan, tetap saja merupakan dua instrumen investasi yang sama-sama memiliki resiko tinggi. Memang disatu sisi, masyarakat diuntungkan pula oleh adanya pengembalian dana yang besar. Oleh karenanya masyarakat diharapkan untuk memiliki pengetahuan yang memadai seputar investasi saham dan reksadana, apalagi supaya menghindari penipuan instrument investasi. Yang jauh lebih penting ialah masyarakat tahu tujuan investasi yang direncanakannya tersebut.

Jenis dan tujuan investasi reksadana

Sebelum memilih reksadana, Anda sebaiknya mengenal lebih detail jenis dan karateristik reksadana di pasar modal. Adapun jenis investasi reksa dana diantaranya:

  1. Reksadana Pasar Uang
    Jenis investasi reksa dana yang bersifat utang pada bursa efek dengan jangka waktu kurang dari setahun. Reksa dana pasar uang memiliki potensi keuntungan yang kecil karena bertujuan untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal perorangan atau perusahaan.
  2. Reksadana Pendapatan Tetap
    Jenis investasi reksa dana dengan investasi sekurang-kurangnya 80% nilai aset yang bersifat utang dalam bentuk efek. Tingkat resiko reksa dana pendapatan tetap jauh lebih besar daripada reksa dana pasar uang karena bertujuan untuk mempertahankan stabilitas pengembalian nilai modal.
  3. Reksadana Saham
    Jenis investasi reksa dana dengan investasi sekurang-kurangnya 80% nilai asset yang bersifat ekuitas dalam bentuk efek. Tingkat resiko reksa dana ini sangat tinggi karena dilakukan dalam instrumen saham. Kendati demikian, keuntungan yang dicapai juga cukup tinggi.
  4. Reksadana Campuran
    Jenis investasi reksa dana yang bersifat gabungan utang dan ekuitas baik menggunakan instrumen pasar uang maupun dalam bentuk saham.
  5. Reksadana Terproteksi
    Jenis investasi reksa dana  dengan dana maksimum yang sepenuhnya menggunakan instrument obligasi. Di sini nilai pokok investasi akan terproteksi ketika jatuh tempo dengan keuntungan besar yang setara dengan tingkat bunga portofolio obligasi.

Panduan sukses investasi reksadana

Terdapat sekurang-kurangnya tiga faktor penentu dalam memilih reksa dana yang akan menjadi panduan bagi anda sehingga dapat terhindar dari kerugian yang besar, diantaranya:

  1. Pemilihan platform investasi; anda sebaiknya memilih platform investasi yang anda kenal dan percayai.
  2. Hubungan dengan manajer investasi; bila ragu untuk menentukan sikap sebaiknya anda mengkomunikasikan secara intensif dengan manajer investasi.
  3. Kejelasan harga dan produk layanan; anda harus mengetahui secara detail harga dan produk layanan investasi yang ditawarkan. Kredibilitas tempat anda berinvestasi sangat ditentukan juga oleh jelas tidaknya harga dan produk layanan yang mereka tawarkan.

Melihat tingginya minat masyarakat Indonesia dalam investasi reksa dana, maka tidak ada salahnya bagi anda yang belum ikut untuk segera menjajaki investasi reksa dana. Selain itu, yang lebih penting ialah pengetahuan anda terhadap instrumen-instrumen investasi, resiko dan keuntungannya, utamanya hubungan reksa dana dan saham

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty