Reksa Dana Apa yang Cocok untuk Tahun Ini?

By on April 23, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 3,022 kali

Reksa Dana Apa yang Cocok untuk Tahun Ini?

Reksa dana masih menjadi pilihan investasi yang menarik karena mengacu pada berbagai jenis investasi seperti saham dan obligasi. Dari beberapa jenis reksa dana di bawah ini, jenis reksa dana apa yang paling minim risiko dan aman serta cocok di tahun ini?

Associate Director Head of Marketing PT BNP Paribas Maya Kamdani mengatakan, investasi reksa dana masih banyak dilirik bagi para investor baik itu pemula maupun yang sudah terbiasa investasi.

“Reksa dana masih bagus ya, kan banyak macamnya tergantung investor mau masuk ke mana dan cocok dengan kondisi keuangan,” kata Maya di Jakarta, Rabu (23/4/2013).

Terkait hal itu, Maya mencoba memaparkan jenis reksa dana satu per satu. Berikut rinciannya :

– Reksa Dana Pasar Uang
Reksa dana jenis ini memiliki tingkat risiko yang paling minim di antara reksa dana jenis lain. Selain risiko rendah, reksa dana ini tidak ada pungutan biaya atau fee dari Manajer Investasi (MI) jika ingin membeli atau menjual produk tersebut.

Reksa dana pasar uang 100% instrumennya ditempatkan di pasar uang atau efek utang. Biasanya reksa dana ini memiliki jangka waktu selama kurang dari setahun.

“Ini untuk investasi jangka pendek cocok dan yang takut risiko,” kata Maya.

– Reksa Dana Pendapatan Tetap
Reksa dana jenis ini 80% instrumennya ditempatkan di efek utang (obligasi), sementara sisanya bisa ditaroh di saham atau jenis reksa dana lain.

Investasi ini memiliki risiko menengah atau sedang dengan rentang waktu investasi selama 1-3 tahun.

– Reksa Dana Saham
Reksa dana ini memiliki tingkat risiko paling tinggi dari jenis reksa dana yang lain karena mengikuti volatilitas pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun, dari semuanya, reksa dana jenis ini juga memiliki imbal hasil yang paling tinggi.

Instrumen ini 80% ditempatkan di saham, sementara sisanya bisa ditaroh pakai obligasi atau reksa dana lainnya.

“Risiko tinggi untuk reksa dana ini. Minimal investasi 3 tahun tapi lebih lama lebih baik karena ini investasi jangka panjang,” ujarnya.

– Reksa dana Campuran
Reksa dana jenis ini merupakan campuran dari 2 jenis reksa dana. Bisa kombinasi antara pasar uang dengan saham, saham dengan obligasi atau lainnya. Reksa dana ini juga termasuk jenis reksa dana jangka panjang yang minimal investasinya 3 tahun dengan tingkat risiko sedang sampai dengan tinggi.

“Campurannya tergantung manajer investasi, bisa 50:50 saham dan obligasi, bisa 60:40 obligasi dan saham atau sebagainya,” jelasnya. (Dewi Rachmat Kusuma, Detikfinance)