Prediksi Nilai Tukar Rupiah

By on February 4, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 2,386 kali

RupiahBerita – Efek positif baiknya neraca perdagangan dan inflasi Indonesia baru terasa kemarin. Pada Selasa (3/2) di pasar spot rupiah menguat 0,22% ke Rp 12.657  per dollar AS dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Sedangkan di kurs tengah Bank Indonesia, rupiah melesat 0,45% ke Rp 12.643.

David Sumual, Ekonom Bank Sentral Asia (BCA), memaparkan, angka inflasi Januari 2015 lebih rendah, bahkan terjadi deflasi 0,24%. Neraca perdagangan juga surplus US$ 186,8 juta. Ini menjadi salah satu pendorong menguatnya rupiah.

Pengurangan subsidi BBM juga berdampak. “Terutama bagi indikator makro Indonesia,” kata David. Kepercayaan investor kepada Indonesia juga semakin tinggi. Ini terlihat dari porsi asing di obligasi pemerintah mencapai 40% lebih.

Sedangkan Ariston Tjendra, Head of Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, melihat, hari ini rupiah bergerak sideways dengan kecendrungan melemah tipis. “Pasar mengantisipasi data AS,” katanya.

Hari ini, AS akan mengumumkan angka pekerja non-pertanian dan ISM non-manufaktur PMI AS Januari 2015 yang diperkirakan positif. Ariston menduga, rupiah hari ini bergerak di 12.620-12.700. David memprediksi, di Rp 12.520-Rp 12.690.

 

Sumber: KONTAN