Perkembangan Investasi Forex di Tanah Air

By on July 29, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 347 kali

Investasi forex di tanah air mengalami perkembangan yang sangat pesat dari waktu ke waktu. Dibuktikan melalui berbagai program pelatihan yang ditawarkan kepada para pemula, serta cerita kesuksesan dari mereka yang merintis trading forex dan kini telah menyandang predikat sebagai pemodal sukses. Meraup untung dari investasi atau trading forex bukanlah hal yang mustahil.

Berawal dari Keisengan

Di saat kemunculan dan perkembangannya di Indonesia, banyak orang yang kurang menyadari bahwa bisnis ini sangatlah prospektif. Awalnya, mereka yang terlibat dalam investasi dalam forex menjadikannya sebagai ajang keisengan atau meluangkan waktu. Di saat senggang memainkan saham forex, sambil menjaring sejumlah keuntungan yang waktu itu mungkin dianggap kurang seberapa. Seiring dengan perkembangan informasi dan kesadaran masyarakat untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik, trading forex pun semakin populer dari tahun ke tahun. Penyebabnya tak lain dari penawaran kesempatan memperoleh untung yang sangat besar dan cukup mudah untuk dilakukan.

Profit Besar

Setiap harinya, aliran dana sekitar 400 hingga 500 juta Dollar tercatat dalam transaksi forex interbank. Belum lagi jika kita mencari tahu nilai aliran dana forex offshore yang setiap harinya bisa mencapai jumlah sekitar 2 Miliar Dollar. Jumlah yang sangat gila-gilaan tersebut semakin menggugah minat dan semangat dari para pemula yang selama ini hanya tahu sepotong-sepotong mengenai dunia forex.

Di Indonesia, tercatat bahwa jumlah trader forex saat ini mencapai 400 ribu. Sejumlah pengamat ekonomi memprediksikan bahwa dalam hitungan lima tahun berikutnya, pertumbuhan pasar forex di Indonesia mampu mencapai peningkatan sebesar lima persen. Jumlah tersebut sebanding dengan trade volume sekitar 750 juta lot hingga 1,25 lot per hari.

Fakta mengenai tren dan pertumbuhan pasar forex di Indonesia ternyata juga dibuktikan dengan hasil survey yang pernah dilakukan oleh McKInsey & Co Global. Survey yang dilakukan pada tahun 2013 lalu itu menyimpulkan tentang perkembangan positif dari taraf hidup rata-rata kelas menengah di Indonesia. Sebesar lima puluh juta kelas konsumen saat ini memiliki taraf pendapatan rata-rata sebesar 3.600 Dollar per tahun. Tingginya jumlah penghasilan tersebut mendorong sebagian orang berpikir untuk memperluas peluang profit melalui investasi. Nah, salah satunya ialah melakukan trading forex. Selain simpel dan cenderung mudah dipelajari, waktu yang dipergunakan pun tidak terlalu banyak.

Pastinya tidak semua masyarakat memandang bahwa investasi dalam forex merupakan hal yang positif. Memang kebanyakan menilainya sebagai sarana yang tepat untuk mendulang profit, namun masih banyak yang meragukannya dari sisi keamanan. Hal yang sangat wajar sekali karena risiko penipuan selalu mengancam siapa saja. Citra yang cenderung negatif di mata sebagian besar masyarakat cenderung menghambat perkembangan forex sebagai lahan investasi yang prospektif. Namun berbagai upaya telah diterapkan oleh para pakar dan pengembang lahan investasi ini demi menghindari kesalahpahaman yang berpotensi memperburuk masa depan forex di tanah air. Selain menyelenggarakan berbagai program pelatihan, banyak juga para pemula yang mengambil inisiatif untuk belajar trading secara otodidak dan tak pernah menyerah dalam mengenali hal-hal baru seputar forex. Para trader atau investor pemula juga diharapkan lebih berani mengambil keputusan serta tak menyiakan berbagai kesempatan saat menjalankan aktivitas transaksinya.

Kesimpulannya, perkembangan investadi di forex semakin membaik dari tahun ke tahun, terutama di Indonesia. Kini, sudah saatnya menggali lebih banyak pengetahuan dalam bidang berbisnis, dan salah satunya ialah model investasi forex.