Perhatikan ini Sebelum Menerima Keuntungan yang Diperoleh dari Reksadana

By on January 5, 2017 | Artikel ini Sudah di baca 510 kali

Investasi Reksadana – Dewasa ini, masyarakat sudah banyak yang memahami tentang reksadana dan bagaimana menerima keuntungan besar yang dapat diperoleh dari investasi reksadana. Meski mereka juga tahu bahwa keuntungan yang diraih bakal lebih besar, namun tentu saja ada juga hal – hal yang luput dari pengetahuan mereka. Hal ini bisa dimaklumi karena jika seseorang belum mengenal reksadana atau saham, dan baru terbiasa dengan deposito, tentunya karakteristik deposito yang sangat konvensional begitu melekat pada mereka.

Dalam anggapan mereka, dengan hanya menaruh sejumlah uang kemudian setiap bulan mendapatkan hasil keuntungan yang otomatis  masuk ke dalam rekening tabungan, merupakan hal yang sudah nyaman. Padahal sesungguhnya nilai pokok simpanan mereka dalam deposito itu terus tergerus inflasi tanpa disadari.

Nah, karenanya mari mengenal macam-macam reksadana yang mana yang sesuai dengan tujuan keuangan kita.

REKSADANA PASAR UANG

Bagi pemula yang sudah terbiasa dengan melakukan investasi pada deposito ada baiknya untuk mencoba mulai berinvestasi di reksadana pasar uang. Dibandingkan dengan reksadana lainnya, risiko pada reksadana pasar uang paling kecil. Keuntungannya sedikit lebih bagus daripada deposito dengan fleksibilitas penarikan dananya yang kapan saja tanpa harus menunggu waktu jatuh tempo – berbeda dengan deposito.

REKSADANA PENDAPATAN TETAP

Reksadana selanjutnya adalah reksadana pendapatan tetap, sedikit lebih tinggi imbal hasilnya. Cocok untuk investasi yang jangka waktunya antara 1-3 tahun. Pemula biasanya juga memilih reksadana ini untuk perkenalan dengan reksadana. Keuntungan yang didapat antara 7% – 12% per tahun. Tapi ada juga yang kinerjanya bisa memberikan return sampai di atas  20% per tahun.

REKSADANA CAMPURAN

Reksadana ini risikonya lebih tinggi dibandingkan reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap, yang tentunya juga akan memberi imbal hasil yang lebih tinggi dibanding kedua reksadana tersebut. Berapa sih kisaran return dari reksadana campuran ? Asumsinya 9% – 18% untuk rata-rata return per tahun bagi reksadana campuran, meski tidak menutup kemungkinan bisa lebih besar dari itu. Pada reksadana campuran ada beberapa yang mensyaratkan biaya pembelian dan biaya penjualan kembali atas unitnya, seperti halnya yang berlaku pada reksadana pendapatan tetap. Namun ada juga yang tidak memotong untuk biaya pembelian atau penjualan kembali.

REKSADANA SAHAM

Fluktuasi reksadana yang satu ini cukuplah besar. Bisa memberikan return yang besar, tapi bisa pula merosot lebih tajam dibanding reksadana lainnya. Hal ini disebabkan karena sebagian besar isinya adalah saham, yang memang sifatnya sangat berfluktuasi. Reksadana saham cocok untuk investasi jangka panjang dengan periode waktu di atas 5 tahun. Meski berfluktuasi, tapi kecenderungannya akan naik terus. Di reksadana ini ada yang memberlakukan biaya pembelian dan atau biaya pada saat penjualan kembali.

Itu adalah beberapa jenis reksadana. Dari kedua pilihan tempat untuk membeli Reksadana, pastinya masing-masing punya plus dan minusnya. Tinggal disesuaikan mana yang nyaman buat kita.

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty