Perencanaan Keuangan Tidak Berjalan Dengan Baik? Mungkin Terjadi Kesalahan Dalam Perencanaan Keuangan Anda

By on August 21, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 544 kali

Perencanaan Keuangan – Gaji selalu habis setiap bulannya? Mungkin Anda melakukan kesalahan dalam perencanaan keuangan keluarga. Melakukan perencanaan keuangan memang tidak mudah dan bisa dikatakan cukup membosankan, namun hal ini sangat penting untuk dilakukan. Mengatur keuangan yang baik dapat menghindarkan Anda dari masalah finansial. Namun masih banyak orang yang melakukan kesalahan sehingga perencanaan keuangan tidak bisa berjalan lancar.

Terutama bagi pasangan yang baru membina rumah tangga dan baru mempunyai anak, perencanaan keuangan sangat penting dilakukan untuk menyiapkan masa depan anak dan keluarga nantinya. Namun ternyata kesalahan ini banyak dilakukan oleh para orang tua baru. Berikut ini adalah kesalahan dalam perencanaan keuangan yang bisa mengganggu perencanaan keuangan Anda:

1. Tidak Memiliki Asuransi yang Tepat

Saat ini masyarakat Indonesia sudah mulai sadar akan pentingnya asuransi. Namun pemilihan asuransi yang tidak tepat justru akan menimbulkan masalah terhadap keuangan Anda. Kita tidak bisa mengetahui apa yang akan terjadi dengan kita nantinya, oleh karena itu penting sekali untuk memilih asuransi yang tepat. Terutama bagi anak, asuransi dapat menjamin kehidupan anak jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Kesalahan yang sering terjadi dalam memilih asuransi adalah, para orang tua tidak memilih asuransi yang tepat. Sehingga ketika terjadi hal yang tidak diinginkan terhadap orang tua, seperti meninggal dunia misalnya, ahli waris tidak mendapatkan klaim yang pantas.

Berapakah nilai yang pantas? Nilai yang pantas untuk didapatkan adalah tujuh hingga sepuluh kali lipat dari pendapatan kotor per tahun. Misalnya penghasilan Anda dalam setahun sebesar Rp 60 juta, Anda seharusnya diasuransikan Rp 420 juta hingga Rp 600 juta.

2. Menunda Menabung untuk Dana Pensiun

Anak merupakan segalanya, namun Anda juga harus memperhatikan diri Anda sendiri. Ketika usia sudah bertambah tua nanti, tentu Anda tidak bisa bekerja lagi. Karena perhatian hanya terfokus kepada anak, banyak orang tua yang tidak memikirkan masa tua mereka. Padahal hal tersebut sama pentingnya dengan masa depan anak.
Untuk memiliki dana pensiun yang cukup, sering-seringlah menabung. Jangan menunda-nunda menabung untuk dana pensiun, karena kunci untuk memiliki dana pensiun yang cukup bisa dilihat dari seberapa sering dan seberapa lama Anda menabung. Semakin lama dan semakin sering Anda menabung, maka semakin besar hasil yang akan Anda terima nanti. Meskipun penghasilan sudah dialokasikan untuk ini itu, Anda harus bisa menyisihkan uang sebagai dana pensiun Anda.

3. Tidak Terfikir untuk Membuat Surat Wasiat

Kebanyakan orang tidak berfikir untuk membuat surat wasiat karena mereka tidak ingin berfikir tentang kematian telalu cepat. Tidak ada yang tahu bukan kapan kita akan dipanggil oleh-Nya? Oleh karena itu membuat surat wasiat dan dana perwalian sangat penting agar anak Anda tidak akan terlantar secara finansial maupun emosional jika Anda meninggal dunia.

Selama masih hidup, segera pikirkan untuk membuat surat wasiat karena Anda tidak bisa mengutarakan keinginan Anda jika Anda sudah meninggal. Oleh karena itu membuat surat wasiat sangat diperlukan agar semua orang tahu mengenai apa yang Anda inginkan terhadap anak, maupun segala hal yang di tinggalkan.

4. Melakukan Pemborosan

Lakukanlah pembelanjaan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda. Pemborosan bisa membuat berbagai permasalahan finansial. Jangan membeli hal yang tidak perlu agar masa depan keluarga Anda terjamin nantinya. Pemborosan adalah kesalahan dalam perencanaan keuangan yang paling sering dilakukan banyak orang.