Perbedaan Emas Dan Bitcoin

By on March 18, 2018 | Artikel ini Sudah di baca 431 kali

Berkat kenaikan harganya yang sangat pesat hingga ribuan persen pada tahun 2017, Bitcoin sering dijuluki sebagai Emas Digital. Demikian pula, banyak orang menjajarkan Emas dan Bitcoin saat memilih aset investasi, lalu mempertanyakan mana yang lebih menguntungkan, mana paling aman, dan punya kemungkinan untuk memperkaya pemiliknya. Padahal, ada banyak poin mencolok yang menegaskan perbedaan Emas dan Bitcoin. Berikut ini ulasan singkat mengenai Perbedaan Emas Dan Bitcoin.

1. Harga Emas Lebih Stabil Daripada Bitcoin.

Kenaikan harga Bitcoin memang luar biasa, tetapi ketika menurun, jatuhnya juga tidak tanggung-tanggung. Fluktuasi harian dalam kisaran ratusan Dolar cukup sering terjadi pada Bitcoin. Berbeda halnya dengan harga Emas, yang fluktuasi harian paling parah hanya di kisaran beberapa puluh Dolar saja. Dengan kata lain, pergerakan harga Emas lebih stabil daripada Bitcoin.

2. Permintaan Akan Emas Datang Dari Sumber Yang Lebih Beragam.

Perbedaan Emas dan Bitcoin berikutnya terletak pada permintaan (Demand). Sebagaimana diketahui, dalam pasar apapun, permintaan merupakan salah satu faktor vital penggerak harga. Mengenai ini, jelas bahwa asal permintaan Emas lebih beragam daripada Bitcoin. Pasalnya, kegunaan Bitcoin hanya dua, yaitu untuk alat pembayaran dan aset investasi (spekulasi). Sedangkan permintaan akan Emas justru lebih banyak dari sektor industri, baik perhiasan maupun perangkat elektronik.

Berdasarkan laporan World Gold Council (WGC), sekitar 50-60 persen permintaan akan Emas dalam 20 tahun terakhir berasal dari industri perhiasan. Sebanyak 30 persen untuk tujuan investasi, sedangkan sisanya untuk industri teknologi dan bank-bank sentral. Dengan sumber permintaan bermacam-macam, maka jelas perbedaan Emas dan Bitcoin yang menyebabkannya memiliki stabilitas berbeda pula.

3. Bitcoin Diciptakan Dengan Komputer Dan Software, Sedangkan Emas Merupakan Sumber Daya Alam.

Meski memiliki banyak perbedaan, Emas dan Bitcoin sebenarnya sama-sama menjadi makin berharga karena adanya aspek kelangkaan. Dari waktu ke waktu, suplai Emas dan Bitcoin sama-sama akan menyusut sementara permintaan meningkat, sehingga nilainya hari esok diekspektasikan lebih tinggi daripada hari kemarin. Namun demikian, perlu dipahami bahwa kesamaan tersebut tak lantas berarti keduanya memiliki karakter serupa.

Bitcoin tercipta dalam jaringan komputer dan software rumit, yang meskipun katanya tidak mungkin diretas, tetapi memiliki kelemahan-kelemaan krusial layaknya ciptaan manusia. Sebut saja masalah skalabilitas Bitcoin, yakni makin panjangnya antrian transaksi, sehingga waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk pembayaran menggunakan Bitcoin membengkak. Di sisi lain, Emas merupakan sumber daya alam yang untuk mendapatkannya cukup dilakukan dengan penambangan, melalui operasional rutin yang tak banyak mengalami force majeure. Sehingga Pembeli Emas cukup datang ke penjual dimana barang tersedia dalam tempo konstan.

4. Bitcoin Lebih Mudah Dibawa Ketimbang Emas.

Sebagai efek dari penciptaannya lewat komputer dan software, Bitcoin dapat digunakan hanya dengan memiliki “wallet” berupa aplikasi khusus yang bisa dipasang pada ponsel atau gadget lain. Sementara itu, meskipun Emas bisa dicetak mulai hitungan per gram, tetapi tetap saja sulit dibawa kemana-mana dengan bebas. Oleh karenanya, Bitcoin bisa dianggap lebih portabel (mudah dibawa) ketimbang Emas.

5. Bitcoin Dapat Digunakan Sebagai Alat Pembayaran, Sedangkan Emas Tidak Bisa.

Perbedaan Emas dan Bitcoin terakhir ada pada pemanfaatannya sebagai alat pembayaran masa kini. Dahulu kala, masyarakat zaman kuno memang menggunakan Emas sebagai perantara jual-beli; tetapi orang jaman sekarang hanya menggunakan uang kertas, koin, atau uang digital seperti Bitcoin. Bahkan meskipun sejumlah negara melarang penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran, tetap saja banyak yang memakainya, karena transaksi berlangsung di internet yang bukan merupakan wilayah jurisdiksi negara manapun.

Demikianlah sekilas uraian mengenai perbedaan Emas dan Bitcoin yang perlu Anda ketahui jika sedang membandingkan keduanya. Dari penjelasan ini, dapat disimpulkan bahwa Emas lebih stabil daripada Bitcoin, tetapi Bitcoin memiliki potensi lebih besar dibanding Emas di masa kini. Oleh karena itu, perlu diketahui bahwa Emas merupakan investasi konvensional dengan pertumbuhan lambat dan fungsi utama melindungi nilai kekayaan kita. Namun, Bitcoin merupakan investasi gaya baru dengan pertumbuhan cepat dan risiko tinggi.
Baca Juga: Apa Sih Beda Trading Forex vs Bitcoin.