Perbedaan Antara Trading & Investasi Riil

By on April 15, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 3,346 kali

Edukasi – Sebenarnya trading adalah salah satu bentuk investasi juga. Hanya saja karena alasan-alasan tertentu trading tak dapat disebut investasi riil. Lalu apa sajakah yang membedakan antara trading dan investasi riil, dapat Anda pelajari dari poin-poin berikut:

1. Wujud Benda Yang diinvestasikan

Dalam trading, kita hampir tidak melihat adanya wujud benda yang diinvestasikan. Tentunya wujudnya hanya modal uang kita yang dapat kita tradingkan untuk apapun yang kita inginkan dari mata uang komoditi hingga saham. Dari situ jika kita beruntung, uang kita akan bertambah. Jika dinalar memang sedikit aneh, namun memang demikianlah adanya lantaran trading melibatkan teknologi digital yang terkadang bersifat internasional. Segala informasi naik turun harga apapun di belahan dunia manapun akan dengan segera terupdate.

Dalam trading kita tak perlu mengharap melihat tanah atau bangunan apartemen sebelum membeli atau menjualnya. Tidak perlu melihat wajah George Washington untuk membeli atau menjual USD. Tidak perlu melihat kilauan emas untuk membeli atau menjual logam mulia.

2. Target Profit

Trading membuka kemungkinan untuk target profit yang lebih agresif daripada investasi riil. Tidak ada pasar yang memiliki jam kerja selama jam kerja trading. 24 jam dalam sehari, 5 hari dalam seminggu. Anda dapat melakukan trading kapanpun di saat orang lain terlelap sekalipun. Ini tentu saja membuka peluang untuk memperoleh profit secara lebih agresif. Berbeda dengan investasi riil di mana sehebat-hebatnya layanan tidak mungkin dapat dilakukan 24 jam dalam sehari. Potensi profit terikat oleh jam kerja yang singkat dalam sehari sehingga target profitnya  otomatis akan lebih konservatif dibandingkan dengan trading.

3. Keamanan

Trading bukan profesi yang dapat dilakukan oleh orang yang belum pernah menekuninya. Trading bukan sumber penghasilan yang hanya dengan niat, Anda akan memperoleh keuntungan. Kalaupun demikian, Anda harus mempercayakannya kepada manajer investasi Anda yang notabene telah berpengalaman. Oleh karena itu jika Anda pendatang baru dalam dunia trading dan ingin menjalankan sendiri trading Anda, mungkin keamanan akan menjadi sesuatu yang menjauh dari Anda karena layaknya game, akan banyak game over yang akan Anda hadapi. Modal Anda dapat saja musnah dalam waktu semalam. Ini berbeda dengan investasi riil yang permainan prediksinya tidak serumit trading. Jika Anda tidak terlalu malas bekerja dan belajar, pendatang baru dalam investasi riil juga akan mudah memperoleh profit.

4. Tingkat Ketergantungan Pada Pihak Lain

Trading tidak terlalu tergantung dengan pihak lain jika Anda bermaksud memperoleh profit dari membeli atau menjual. Artinya bahkan hanya dengan mengklik 1 atau dua tombolpun Anda sudah dapat membeli atau menjual sesuai kehendak Anda. Anda tak perlu ada orang lain membeli saat Anda menjual dan sebaliknya. Trading hampir-hampir menjadi pekerjaan mencari uang satu arah. Ini juga salah satu yang membedakan trading dengan investasi riil. Jika Anda memiliki rumah kos, bagaimana Anda akan mendapat uang jika tidak ada pihak lain yang kos di rumah kos Anda? Jika Anda memiliki  tanah, bagaimana Anda akan mendapat uang banyak jika tidak pihak lain ada yang membeli tanah Anda?

5. Kepastian Harga

Dalam trading kita selalu up to date dan update tentang harga-harga baru dari mata uang, komoditi, saham yang kita perjualbelikan karena memang kelebihan dari trading adalah pergerakan harga yang terus-menerus yang dapat kita pantau dari grafik atau news yang ada. Dari sinilah kita memperoleh kepastian nilai. Untuk investasi jenis lain seperti investasi riil, kita tak dapat sungguh-sungguh yakin dengan harga yang kita tetapkan. Kita dapat kalah dalam menentukan harga karena persaingan dan tawaran. Alhasil kita terkadang memperoleh keuntungan jauh di bawah dari yang kita harapkan. Misalnya kita membuka tempat kos, kita menganggap pantas harga Rp. 1.500.000,00 per bulan, namun ternyata pesaing kita dengan fasilitas yang sama mematok harga Rp. 1.000.000,00 per bulan. Apalah daya, kita tentu akan membanting harga supaya tempat kos kita laku.