Pentingnya Menjalankan Strategi Pada Bisnis Investasi Reksadana

By on February 23, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 3,152 kali

Pentingnya Menjalankan Strategi Pada Bisnis Investasi ReksadanaInvestasi reksadana ternyata merupakan sebuah bisnis yang komoditinya cukup besar dan mempengaruhi tingkat ekonomi di suatu Negara khususnnya pada perusahaan yang mengelolanya. Jumlah yang aktif menjalankan bisnis reksadana ini dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan. Ada beberapa produk reksadana yang cukup jadi unggulan, yaitu reksadana saham dan obligasi. Kedua produk reksadana ini cukup banyak peminatnya dan juga yang sering diperjualbelikan di perusahaan penjual reksadana. Namun terkadang banyaknya yang mengikuti untuk berbisnis reksadana ini hanya sekedar mengikuti trend yang ada padahal dalam reksadana itu juga masih perlu strategi-strategi bisnsi investasi yang harus diterapkan, jangan hanya mengandalkan manajer investasi saja jika ingin sukses besar pada bisnis reksadana ini.

Mengapa investasi reksadana masih perlu strategi? Bukankah semua strategi sudah diatur dan akan dijalankan oleh Manajer Investasi. Iya, memang benar namun yang jadi permasalahan adalah jika Anda lepas tangan begitu saja itu seolah-olah Anda terlalu royal atas harta yang sudah Anda investkan, tidka perduli lagi jika nantinya bisnis reksadana itu untung atau rugi, hal ini sebenarnya cukup tidak bagus terhadap ekonomi Anda. Lalu strategi seperti apa yang harus dilakukan. Begini ada 2 strategi, satu strategi agresif dan kedua adalah moderat. Strategi agresif berupa penempatan 70 persen saham, 20 persen obligasi, dan 10 persen sisanya di pasar uang. Sementara itu, strategi moderat dengan penempatan 20 persen saham, 50 persen obligasi, dan 30 persen sisanya di pasar uang. Dan masa investasi tersebut memerlukan skema capital protected fund dengan menggunakan obligasi negara bertenor 5-10 tahun sesuai lama periode harvesting yang diinginkan.

Nah, itu adalah contoh strategi sederhana yang mungkin harus Anda ketahui terlebih dahulu sebelum menjalankan investasi reksadana ini, meskipun strategi-strategi tersebut sudah diketahui sebelumnya oleh Manajer Investasi Anda. Intinya semua bisnis entah itu yang menjalankan Anda sendiri atau bukan, Anda sebagai pelaku utamanya harus mengerti apa yang akan Anda lakukan itu, jangan hanya menganggap bahwa bisnis reksadana ini adalah sebuah investasi instan tanpa Anda harus ikut campur tangan langsung.