Penghitungan Pajak Pembeli dan Penjual Saat Membeli atau Menjual Rumah

By on January 7, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 312 kali

Investasi Properti – Anda ingin menjual atau membeli rumah? Berikut perhitungan pajak pembeli dan penjual.
Karena anda sudah memiliki rumah sendiri maka akan lebih baik jika anda mengetahui bagaimana penghitungan pajak untuk jual beli rumah. Karena ada saatnya mungkin anda memerlukan tambahan uang atau saat anda ingin membeli rumah baru maka ada baiknya untuk mengetahui pajak yang harus dibayar pembeli dan dibayar penjual rumah. Selain itu karena besarnya pajak yang anda bayarkan akan sangat mempengaruhi harga dari rumah tersebut. Apalagi saat proses transaksi jual beli rumah maka anda masih harus membayarkan pajak rumah.

Sebenarnya ada banyak jenis pajak dalam jual beli rumah. Tapi yang terpenting adalah bagaimana cara menghitung pajak yang harus dibayar oleh pembeli rumah dan penjual rumah saat akan melakukan transaksi jual beli rumah. Untuk menjual beli rumah maka ada pengitungan yang harus dilakukan. Selain itu ada beberapa istilah dalam penghitungan ini diantaranya adalah:

  1. PPh biasanya digunakan untuk Pajak penjual rumah
  2. BPHTB adalah pajak yang harus dibayar oleh pembeli rumah yang dijual
    Penghitungan Pajak Penjual Rumah atau PPh
    Untuk menghitung pajak penjual rumah ada rumusan penghitungan pajak yang harus dibayarkan. Dan untuk mengetahui berapa biaya yang harus dikeluarkan berikut ini adalah cara penghitungannya:
  3. Pertama cari Harga penjualan rumah dengan cara:
    Luas tanah ( dalam m2 ) x harga jual tanah pasaran = Harga Tanah
    Luas Bangunan ( dalam m2 ) x harga jual bangunan = Harga Bangunan
    Harga Tanah + Harga Bangunan = Jumlah Harga Penjualan Rumah
  4. Setelah didapatkan Harga Penjualan rumah maka PPh yang harus dibayar oleh penjual rumah bisa didapatkan dengan cara:
    Presentasi dari PPh (5% sudah ketetapan) x Jumalah harga Penjualan Rumah = PPh
    Penghitungan Pajak Pembeli Rumah atau BPHTB
    Setelah mengetahui cara menghitung jumlah pajak yang harus dibayar oleh si penjual rumah atau PPh maka anda harus mengetahui cara menghitung jumlah pajak yang harus dibayar oleh si pembeli rumah atau BPHTB dengan cara:
  5. Sebelumnya menghitung BPHTB anda harus menghitung terlebih dahulu NJOTKP atau untuk nilai jual untuk objek yang tidak kena pejak dari rumah yang dibeli. Untuk NJOTKP ini biasanya disesuaikan dengan daerah tepat dan lokasi dari rumah yang akan dibeli. Biasanya sudah diatur oleh kantor perpajakan dari daerah.
  6. Setelah mendapatkan nilai NJOTKP maka anda bisa melanjutkannya dengan menghitung jumlah BPHTB dengan cara :
    Luas tanah ( dalam bentuk m2 ) x Harga tanah dipasaran = Harga Tanah
    Luas Bangunan ( dalam bentuk m2 ) x Harga bangunan dipasaran = Harga Bangunan
    Harga Tanah + Harga Bangunan = Jumlah Harga Pembelian Rumah
    Jumlah harga Pembelian Rumah + NJOTKP atau Nilai Objek Pajak Tidak Kena Pajak = Nilai Penghitungan untuk BPHTB
  7. Setelah mendapatkan nilai penghitungan untuk BPHTB maka cara untuk menghitung jumlah BPHTB adalah :
    5% ( sudah ditetapkan ) x Nilai Penghitungan BPHTB = BPHTB atau Jumlah pajak yang harus dikeluarkan pembeli

Mengetahui cara penghitungan untuk pajak penjual dan pembeli rumah juga sangat baik untuk anda. Karena ketika anda sudah mengetahui bagaimana penghitungannya anda harus membuat rencana besar jika ingin menaikkan harga rumah atau menurunkan harga rumah. menjual atau membeli rumah? Berikut perhitungan pajak pembeli dan penjual menjadi lebih mudah untuk anda dalam penghitungannya.