Pengaruh Kenaikan Dollar Dalam Prospek Investasi Emas

By on September 21, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 299 kali

Investasi Emas – Bagaimana prospek investasi emas di saat dollar us sedang tinggi? Menjawab pertanyaan yang satu ini tentu saja cukup terdengar menyedihkan terutama bagi mereka yang memiliki investasi emas. Karena seperti yang masyarakat umumnya ketahui, bahwa pada beberapa bulan terakhir ini dollar us mengalami bentuk peningkatan yang siginifikan, dan hal tersebut tentunya membuat kondisi dari para pihak investor emas semakin terpuruk. Mengapa hal ini bisa terjadi? Pada dasarnya harga untuk nilai tukar emas itu sendiri ditentukan berdasarkan nilai tukar euro, sehingga jika nilai tukar euro mengalami penurunan maka harga emas pun akan ikut mengalami penurunan pula.

Sementara itu nilai tukar untuk mata uang euro kali ini memang tengah merosot dengan tajam pada bentuk dollar us. Hal ini juga mengakibatkan pasar berharap pada Yunani untuk mencapai bentuk kesepakatan bersama dengan pihak kreditur, guna mencegah terjadinya bentuk default atau gagal bayar untuk hutang-hutang yang dimilikinya.
Penurunan harga emas ini dipasar spot mencapai angka penurunan sekitar 0,7 % atau US$ 1.176,79 untuk tiap ouncenya. Sedangkan untuk tipe emas berjangka pada bulan agustus diperkirakan akan mengalami penurunan hingga US$ 7.5 untuk setiap ouncenya. Karena itulah logam mulia yang satu ini dikatakan jatuh berturut-turut dan bahkan hal ini dialami untuk ketiga kalinya pada masa sekarang ini. Dengan adanya hal tersebut tentunya harga untuk nilai tukar emas menjadi sangat rentan terhadap berbagai macam bentuk faktor lainnya, karena untuk prospek dari perekonomian AS sendiri yang tentunya akan menjadi sinyal utama bagi suku bunga yang dilakukan oleh the Fed.

Gubernur Fed, yaitu Jerome Powell juga menyatakan bahwa dirinya siap untuk melakukan tindakan penaikan suku bunga dengan nilai 2 kali lipat pada tahun ini. Beliau juga mengungkapkan bahwa kenaikan suku bunga tersebut akan dilakukan olehnya pada bulan September saat ini dan juga bulan Desember mendatang. Menurut beliau kenaikan tersebut akan tetap dilaksanakan olehnya selama perekonomian di Amerika Serikat ini masih berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan. Karena untuk saat ini sendiri pertumbuhan dari perekonomian Amerika Serikat tersebut memang tengah berada di jalur yang siap untuk tumbuh sebanyak 2% pada bentuk kuartal kedua.

Dengan tingkat optimisme seperti yang ditunjukkan pada bagian di atas tadi, tentunya penguatan dollar dari US tersebut akan semakin memperburuk kondisi dari nilai tukar atau harga emas semakin berlanjut. Karena seperti yang masyarakat umumnya ketahui bahwa untuk saat ini saja, nilai tukar euro sudah melemah dan mencapai angka 1.6% terhadap bentuk dollar US. Pelemahan yang terjadi ini merupakan bentuk pelemahan terbesar yang terjadi dalam satu hari selama tiga bulan terakhir ini. Sementara itu, penguatan dollar tersebut juga membuat harga emas menjadi mahal bagi mereka yang memiliki nilai mata uang lainnya.

Dari penjelasan di atas, tentunya Anda sudah dapat melihat dengan sendiri bagiamana kondisi dari para investor emas saat ini? Ya, para para investor emas memang tengah mengalami bentuk keterpurukan dalam jenis investasi yang dimilikinya. Apalagi jika mengingat bahwa harga emas yang cenderung lama untuk mengalami kenaikan terutama dalam ekonomi yang stabil, sementara untuk saat ini perekonomian justru tengah mengalami kemerosotan. Sehingga bukan bentuk keuntungan yang bisa mereka dapatkan melainkan hanya kerugian yang bisa didapatnya. Karena itulah banyak para investor emas yang membiarkan investasinya tersebut dalam jangka waktu yang cukup lama. Karena dengan cara yang satu ini, maka perubahan ekonomi yang mungkin terjadi selanjutnya dapat membuat kondisinya menjadi normal kembali.