Peluang dan Kendala Bisnis Properti di Indonesia

By on January 5, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 357 kali

Investasi Properti – Peluang dan kendala bisnis properti di Indonesia bisa kita uraikan dalam beberapa poin penting. Bagi para pemula, cara pengelolaan bisnis ini tidaklah semudah yang dipelajari dalam teori. Namun aplikasinya juga tidak terlalu rumit asalkan telah memahami dasar-dasar penting yang terkait peluang dan cara mengatasi kendala-kendalanya.

Peluang Bisnis Properti

Di Indonesia, peluang bisnis properti terbuka sangat luas. Investor pun dipastikan bisa memperoleh timbal balik berupa profit yang setimpal. Nah, beberapa peluang bisnis ini bisa kita pahami dari sejumlah situasi berikut ini:

  1. Kenaikan harga lahan. Setiap tahun, harga tanah mengalami kenaikan di Indonesia. Hal itu sudah menjadi kepastian sehingga banyak sekali calon investor yang berbondong-bondong ingin mendulang profit dari bisnis properti. Penyebab kenaikan harga adalah semakin terbatasnya ruang-ruang untuk properti. Selain itu, nilai lahan akan semakin berlipat lebih besar setelah dibangun properti di atasnya.
  2. Pertumbuhan investasi properti. Di Indonesia, banyak investor dari dalam atau luar negeri yang menanamkan saham properti. Dalam hitungan tahun, kondisi perekonomian pun meningkat sekitar 6 persen. Alhasil, makin banyak perusahaan asing yang berminat menanamkan modal mereka ke berbagai sektor, khususnya bidang properti.
  3. Permintaan semakin meningkat. Bukan rahasia lagi jika semakin banyak warga yang kesusahan mencari tempat tinggal. Persaingan harga yang sangat kompetitif diimbangi oleh menjamurnya kawasan-kawasan properti untuk pemukiman. Mulai dari perumahan hingga apartemen. Dari catatan terakhir di tahun ini, jumlah permintaan bangunan tempat tinggal/perumahan mencapai 15 juta unit. Ironisnya, para pengembang properti ternyata cuma mampu menyediakan properti hunian kurang lebih empat ratus ribu unit.
    Selain meningkatnya jumlah permintaan sebagai bangunan hunian, sebagian masyarakat ternyata juga melihat peluang besar dari investasi properti. Mereka membeli rumah sebagai tempat tinggal sekaligus sebagai investasi di masa depan. Pertambahan jumlah penduduk di berbagai wilayah pun memungkinkan peluang yang lebih besar dari perkembangan industri properti.

Kendala Bisnis Properti

Segampang itulah peluang yang bisa dikeruk dari industri properti? Di Indonesia dan banyak negara lain, selalu ada kendala dalam skema bisnis properti. Ada dua kendala utama yang sekarang ini menggejala dan menyebabkan masalah pada perkembangan bisnis properti tanah air:

  1. Kredit Macet. Kredit macet disebabkan oleh nasabah yang tidak bisa membayar angsuran tepat waktu. Kebanyakan disebabkan oleh pengajuan KPA atau KPR lebih dari satu. Mengingat bahwa ada kepentingan lain sebagai tempat untuk tinggal, maka segala cara pun ditempuh demi meraih peluang investasi properti yang lebih besar. Sayangnya, kredit macet pun menyebabkan kelambatan pada produk properti. Harga properti tahunan pun tidak diikuti oleh kenaikan nilai kredit yang signifikan.
  2. Kurs Rupiah. Meski pergerakan ekonomi di tanah air cukup dinamis, kurs Rupiah belum bisa disebut stabil. Akibatnya, kenaikan harga pun terjadi pada bahan-bahan pembangunan properti. Daya beli masyarakat pun semakin menurun dan tak pernah stabil dalam kurun waktu tertentu. Oleh karena itu, dibutuhkan perencanaan matang jika benar-benar memantapkan bisnis properti di Indonesia.

Membandingkan peluang dan kendala dalam bisnis properti akan bermanfaat dalam rancangan atau skema investasi. Asas rasionalitas dalam berbisnis pun harus selalu dijadikan pedoman supaya tidak mudah tergiur atas penawaran dari kontraktor atau situasi yang sepertinya akan sangat menguntungkan. Maka dari itu, setiap calon investor wajib membekali dirinya dengan pengetahuan dan wawasan yang culup demi menyikapi secara praktis setiap Peluang dan kendala bisnis properti di Indonesia.