Peluang Bisnis Ternak Kelinci dengan Modal Kecil

By on July 30, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 720 kali

Inspirasi Bisnis – Saat ini bisnis ternak kelinci dapat menjanjikan keuntungan yang besar. Bisnis binatang yang lucu ini bisa dilakukan oleh siapapun. Bisnis kelinci merupakan solusi untuk mendapatkan penghasilan dan mengisi waktu luang di rumah. Ada 2 jenis kelinci yang bisa dibudidayakan, yaitu kelinci potong dan kelinci hias. Selain dijadikan sebagai binatang peliharaan, kelinci juga bisa dikonsumsi. Biasanya daging kelinci diolah menjadi sate. Penggemar daging kelinci ini cukup banyak, karena tekstur dagingnya yang empuk dan berkhasiat bagi kesehatan. Oleh karena itu bisnis ini menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah. Bisnis ini tidak jauh berbeda dengan bisnis ternak hewan lain seperti ayam, kambing maupun sapi. Untuk memulai bisnis ternak kelinci, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan:

·  Kandang

Kandang merupakan hal utama yang harus dipersiapkan. Kandang yang nyaman dan bersih akan membuat kelinci tetap sehat dan tidak mudah sakit. Jika kelinci sehat dan tidak stress, kelinci akan mudah untuk bereproduksi. Kelinci tidak perlu membutuhkan kandang yang terlalu rumit. Dengan adanya pagar dan tempat berteduh, kandang kelinci sudah jadi. Buatlah pagar yang sederhana namun tidak terlalu rendah, hal ini berfungsi untuk mencegah kelinci agar tidak keluar. Selain itu jangan lupa sediakan tempat berteduh untuk kelinci sebagai tempat berlindung dari panas dan hujan. Sesuaikan besar kandang dengan jumlah kelinci.

· Memilih Bibit Kelinci

Pemilihan jenis bibit kelinci disesuaikan dengan keperluan. Jika ingin ternak kelinci untuk diambil dagingnya, pilihlah jenis kelinci yang mempunyai perawakan besar seperti californian, himalayan, Belgian dan jenis kelinci lain yang mempunyai bentuk besar. Selain itu jangan lupa untuk memilih bibit kelinci yang terbebas dari penyakit, mempunyai bulu dan mata yang bersih. Kelinci yang sehat juga dapat dilihat dari keaktifan kelinci, kelinci yang banyak bergerak tandanya kelinci itu sehat. Jika tujuan Anda ingin ternak kelinci untuk memanfaatkan bulunya, Anda bisa memilih jenis kelinci anggora, rex atau american chinchilla. Pilihlah kelinci dengan bulu yang bagus, bersih dan tidak mudah rontok.

· Pakan Kelinci

Untuk menjaga pertumbuhan kelinci, pemberian pakan juga harus diperhatikan. Anda bisa memberi wortel, sayur, rumput dan buah. Selain makanan, minuman dan kebersihan kandang juga sangat penting untuk diperhatikan agar kelinci tetap sehat.

Sebaiknya layukan terlebih dahulu rumput atau sayur sebelum diberikan kepada kelinci. Hal ini untuk mengurangi kadar serat kasar dan juga getah yang terdapat di rumput dan sayuran. Anda juga bisa mencampurkan jagung yang sudah digiling ke konsentrat untuk pakan kelinci.

Dalam memberikan makan kelinci, sebaiknya dilakukan sekitar jam 7 atau 8 pagi, kemudian diberikan konsetrat pada jam 10, setelah itu kelinci diberikan rumput atau sayuran hijau sekitar jam 15.00 dalam jumlah banyak.

· Reproduksi dan Perkawinan Kelinci

Kelinci betina dan jantan dapat dikawinkan jika sudah memasuki umur 5 bulan. Biasanya proses tersebut terjadi pada pagi dan sore hari. Biarkan hingga 2 kali, kemudian pisahkan jantan dari betina.

Setelah 30-32 hari induk kelinci akan melahirkan 6 – 10 ekor anak kelinci. Untuk mengetahuinya, Anda bisa meraba perut kelinci betina setelah 12 – 14 hari setelah proses kawin. Setelah itu tempatkan anak kelinci di tempat yang kering. Tempat yang kering akan memperkecil risiko anak kelinci terserang penyakit.

Itulah informasi mengenai cara budidaya kelinci dengan baik. Semoga informasi mengenai bisnis ternak kelinci tersebut bisa menjadi inspirasi bisnis bagi Anda.