Pajak Penghasilan Atas Dividen

By on November 12, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 340 kali

Investasi Saham – Pajak dividen dalam dunia ekonomi makro merupakan sesuatu yang cukup banyak diketahui oleh pelaku ekonomi. Dividen merupakan sebuah hasil laba usaha yang berikan kepada para pemegang saham sesuai dengan besar kecilnya saham yang dimiliki oleh para pemegang saham. Bila setiap penghasilan atau laba usaha waib dikenakan pajak, maka dividen juga termasuk salah satu objek pajak. Menurut UU PPh dividen merupakan salah satu objek pajak PPh. Akan tetapi tidak semua dividen termasuk dalam kategori objek pajak, ada juga beberapa dividen yang tidak terkena pajak. Untuk lebih jelasnya sebaiknya luangkanlah sejenak waktu Anda menyimak uraian dibawah ini.

Apa Itu Dividen

Sebelum menjelaskan tentang aturan pajak dividen, ada baiknya bila Anda mengetahui apa itu dividen, berdasarkah UU PPh yang masuk dalam golongan objek pajak adalah dividen, dalam bentuk dan nama apapun. Berikut ini beberapa pengertian dividen, yaitu :

– Pembagian laba yang dilakukan secara langsugn maupun tidak langsung, dalam bentuk dan nama apapun
– Pembayaran kembali karena adanya likuidasi yang melebihi besaran modal yang telah disetor
– Saham bonus yang diberikan tanpa penyetoran termasuk saham bonus yang asalnya dari kapitalisasi agio saham
– Pembagian laba yang berbentuk saham
– Pencatatan terjadinya tambahan modal yang dilaksanakan tanpa adanya penyetoran
– Jumlah yang pendapatan yang melebihi jumalh setoran sahan yang diterima pemegang saham karena terjadinya pembelian kembali saham oleh perusahaan yang bersangkutan.
– Pembayaran kembali baik sebagian maupun keseluruhan dari jumlah modal yang telah disetorkan
– Pembayaran yang berhubungan dengan tanda-tanda laba
– Bagian laba yang diperoleh sehubungan dengan adanya kepemilikan obligasi
– Bagian laba yang didapatkan oleh pemegang polis
– Pengeluaran perusahaan yang ditujukan untuk keperluan pribadi para pemegang saham dan dibebankan menjadi biaya perusahaan.

Jadi, pengertian dividen memiliki makna yang luas, dan pengertian dividen yang dijabarkan diatas merupakan arti dividen secara formal, namun seringkali dalam prakteknya ada juga pembayaran atau pembagian dividen yang dilakukan secara terselubung.

Pajak Penghasilan Atas Dividen

Setelah mengetahui apa itu dividen, maka selanjutnya adalah memahami bahwa pemberi dividen akan melakukan pemotongan Pajak Penghasilan dan tarif yang tidak sama, semuanya tergantung siapa yang menerima dividennya. Berikut ini jenis pajak penghasilan dan besaran persen potongan pajak yang akan dikenakan oleh setiap penerima dividen, yaitu :

1. Dividen sebagai objek dari pemotongan Pajak penghasilan pasal 23
2. Bagi yang telah memiliki NPWP dikenakan PPh sebesar 15%
3. Bagi yang tidak memiliki NPWP dikenakan  PPh sebesar 30%
4. Dividen sebagai objek dari pemotongan Pajak penghasilan pasal 4 (2)
5. Potongan PPh sebesar 10%
6. Dividen sebagai objek pemotongan Pajak penghasilan pasal 26
7. Potongan PPh sebesar 20% atau sesuai dengan tarif tax treaty
8. Dividen akan menjadi objek pajak penghasilan apabila :
9. Penerima dividen merupakan pemegang saham yang bersifat orang pribadi
10. Penerima dividen merupakan pemegang saham yang berbentuk sebuah badan atau intercorporate dengan kepemilikan kurang dari 25% dari keseluruhan jumlah dana yang disetor
11. Penerima dividen merupakan wajib pajak yang berasal dari luar negeri.

Setelah mengetahui besaran jumlah pajak dividen yang dikenakan oleh pemerintah kepada setiap penerima dividen, maka perlu juga Anda ketahui bahwa ada dividen yang dikecualikan dari obek pajak, yaitu : dividen yang diterima perseroan terbatas sebagai wajib pajak yang ada didalam negeri yaitu koperasi, badan usaha milik negara (BUMN) atau badan usaha milik daerah (BUMD), dengan syarat :

  • Dividen yang berasal dari cadangan laba yang ditahan
  • Bagi badan usaha yang berbentuk perseroan terbatas, baik itu BUMN atau BUMD yang menerima dividen paling rendah 25% dari jumlah modal yang diberikan.

Semonga uraian diatas dapat memberikan tambahan informasi seputar pajak dividen.