Mitos Berinvestasi Forex

By on November 13, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 304 kali

Investasi Forex – Memang dalam pasar forex sendiri nominal modalnya bisa mencapai angka cukup yang besar, bahkan perputarannya dapat mencapai triliyun USD setiap harinya. Dari waktu ke waktu pelaku maupun modalnya pun juga turut bertambah, baik itu broker, trader retail, bank maupun suatu institusi dan juga pemain besar yang lain. Untuk trading dalam forex sendiri memang memiliki resiko yang tentu bisa di alami para investornya namun di lain sisi juga bisa mendapatkan jumlah perolehan yang terbilang besar. Namun yang menjadikan forex ini menarik karena untuk tradingnya tidak mengenal waktu dengan adanya dukungan teknologi yang semakin berkembang.

Apabila di logika memang pasar forex ini menjanjikan karena dapat menghasilkan keuntungan yang berlipat ganda bahkan hingga ratusan persen tiap harinya. Namun  juga dapat menyebabkan kerugian dalam nominal yang sama. Dengan melihat fakta tersebut, banyak mitos beredar yang informasinya justru mengenai pemahaman yang salah pada konsep investasi forex itu sendiri. Diantaranya adalah:

1. Hanya seorang pakar ekonomi lah yang dapat melakukan trading forex
Hal yang demikian tidaklah benar apabila anda beranggapan seorang pakar ekonomi jika terjun langsung ke pasar forex maka akan mahir. Lantas mengapa tidak begitu banyak seorang pakar ekonomi yang menjadi seorang trader yang handal?. Bahkan seorang trader forex yang profesional justru kebanyakan datang bukan dari latar belakang bidang ekonomi.

Untuk menunjang kesuksesan para trader forex yang utama terletak pada kecepatan reaksi yang di ambil pada perubahan pasar yang ada dan juga memadainya management resiko. Dan hal ini biasanya diperoleh dari hasil otodidak dan berbagai eksperimen yang dijalaninya. Jadi bukan berarti diajarkan pada pendidikan ekonomi secara formal.

2. Perlu adanya modal besar untuk berinvestasi
Modal yang besar memang untuk saat ini bukanlah menjadi jaminan lagi. Seperti yang kita ketahui, ada broker yang memang secara khusus menawarkan sebuah account micro, mini maupun nano yang mana untuk dapat trading hanya dengan 1.00 US$. Atau ada juga broker yang dapat memberikan modal secara percuma yang dapat digunakan untuk bertrading. Apabila dahulu untuk terjun ke pasar forex hanya bisa dilakukan oleh institusi serta fund manager yang mempunyai dana besar, namun untuk saat ini seiring berkembangnya teknologi dan semakin ketatnya persaingan antar broker menjadikan adanya regulasi yang berubah sehingga dapat memungkinkan siapa saja untuk mencoba dan juga terjun langsung ke pasar forex. Oleh sebab itu mitos yang beredar diatas tidak bisa menjadi patokan lagi.

3. Melakukan trading sebenarnya mudah
Memang mudah untuk menginstal maupun mendownload platform yang akan digunakan untuk trading dan bahkan dalam menyeting programnya pun mudah, tapi untuk melakukan trading di pasar forex? Nah ini yang perlu anda tahu. Untuk trading sendiri dengan menggunakan dana riil serta untuk mendapatkan profit yang berkelanjutan tidaklah mudah. Bahkan para trader yang telah profesional pun bekerja ekstra keras untuk membiasakan diri dengan sistem yang dikembangkan tersebut. Tidak hanya sistem tradingnya saja melainkan faktor lain seperti mengendalikan emosi juga salah satu hal yang sulit. Hal ini memerlukan waktu yang tidak sebentar. Dengan demikian mitos tersebut berlaku bagi pemula yang memang belum pernah melakukan trading.

4. Harus melakukan pemantauan pasar secara penuh
Mungkin ini masih berlaku tahunan yang lalu yang mana seorang trader masih harus bertransaksi dengan broker melalui dealing, baik itu menutup maupun membuka suatu posisi. Kita masih harus melakukan pemantauan adanya pergeseran harga untuk melihat bagaimana perkembangan mengenai posisi kita. Namun untuk saat ini hal tersebut tidak berlaku, karena dengan telah berkembangnya teknologi aktivitas trading secara online maka anda bisa dengan mudah melakukan pengisian maupun keluar kapan saja tanpa harus melakukan koneksi dengan para broker. Tak hanya itu fasilitas yang ada layaknya pending order, target profit, stop loss maupun trailing stop dapat membuat kita lebih bebas dalam bertrading dan tidak perlu memantau layar anda full seharian.