Metode Investasi Emas

By on July 9, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 376 kali

Investasi Emas – Metode investasi emas bukan sekadar membeli lalu menyimpannya dalam kurun waktu tertentu. Meskipun rumusan dasarnya demikian, namun model investasi emas sebaiknya diterapkan dalam strategi yang lebih taktis dan tepat tujuan. Tujuannya tentu saja mengumpulkan nilai yang berkali lipat lebih besar dari standar mata uang yang berlaku saat itu. Nah, demi meraih tujuan tersebut, strategi yang taktis harus diwujudkan. Ada tiga model investasi emas yang bisa Anda lakukan untuk melipatkan keuntungan di masa depan. Berikut ini merupakan sekilas penjabarannya:

Beli Murah, Jual Tinggi

Metode ini sangat klasik dan selalu efektif untuk diterapkan di berbagai bidang investasi. Metode ini juga paling sering dilakukan oleh kebanyakan masyarakat di Indonesia. Awalnya ialah memantau dan membandingkan mana harga emas yang kira-kira dewasa ini sedang murah-murahnya. Momen tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan berbelanja emas mumpung harganya masih murah. Baru setelah beberapa tahun kemudian, dan sebagian besar orang memilih waktu yang sangat panjang, simpanan emas tersebut dijual. Profit diperoleh dari hasil selisih antara harga jual dan harga belinya. Mengingat bahwa harga emas selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, maka metode ini sangat diprioritaskan. Dengan persentase kenaikan sekitar 20 persen setiap tahunnya, keuntungan yang akan diperoleh pun bisa sangat memuaskan.

Metode Modal Usaha

Cara ini sangat cocok bagi Anda yang berminat untuk merintis dan mengembangkan usaha dari modal emas. Anda memanfaatkan simpanan emas sebagai modal usaha. Bagaimanakah caranya? Salah satu contoh mudahnya ialah dengan menggadaikan simpanan emas untuk mendapatkan dana sebagai modal usaha. Misalnya saja begini, sekarang Anda memiliki uang sebesar 100 juta Rupiah. Dengan uang sebesar itu, Anda sebetulnya sudah bisa mendirikan unit usaha seperti warung makan atau toko kecil. Alih-alih menggunakan uang tunai tersebut untuk menyokong bisnis, lebih baik jika diawali dengan membeli emas 200 Gram dari uang tersebut. Setelah itu, gadaikan emas tersebut di bank untuk memperoleh pencairan dana. Lebih disarankan untuk menggunakan layanan bank syariah karena mereka umumnya menawarkan biaya gadai yang cukup rendah dengan nilai gadai yang tinggi. Dari hasi pencairan dana gadai tersebut, Anda baru bisa menggunakannya untuk mendirikan unit usaha yang telah direncanakan. Jika usaha tersebut sudah dijalankan selama beberapa waktu dengan pemasukan dan keuntungan yang lumayan, Anda bisa mencicil angsuran pembayaran penggadaian emas tadi. Lama kelamaan, jika angsuran sudah mulai lunas dan bisnis tersebut tetap berjalan lancar, Anda sudah bisa mendapatkan kembali emas yang dulunya Anda gadaikan untuk mendirikan usaha. Secara tidak langsung, Anda sudah mengubah investasi emas Anda menjadi aliran uang yang tidak menganggur dan terus berputar dalam ruang usaha yang sedang dikelola.

Metode Tabungan Masa Depan

Satu lagi cara klasik untuk menyimpan emas sebagai investasi. Anda akan menginvestasikan emas sebagai simpanan yang akan digunakan kelak di masa depan. Tujuannya pun sangat beragam, mulai dari perencanaan biaya untuk naik haji, biaya pendidikan, membeli kendaraan, menikah, atau bahkan berlibur. Investasikan saja emas Anda secara bertahap. Prinsipnya adalah memegang teguh kedisiplinan selama menyimpan emas Anda. Tak usah khawatir perihal risiko dari inflasi atau krisis ekonomi yang kerap terjadi. Karena emas yang telah diinvestasikan tak akan pernah bisa dipengaruhi oleh faktor-faktor tersebut. Nah, silakan merencanakan strategi dan tujuan dalam metode investasi emas.