Merencanakan Keuangan Untuk Biaya Pendidikan Anak

By on July 29, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 473 kali

Perencanaan Keuangan – Biaya pendidikan di Indonesia semakin lama semakin mahal terutama jika Anda menginginkan pendidikan dengan kualitas tinggi bagi putra putri kebanggaan Anda. Membiayai pendidikan untuk anak harus direncanakan dan dipersiapkan sejak awal agar orang tua tidak kewalahan nantinya. Selain menyisihkan sebagian pendapatan untuk ditabung sebagai dana pendidikan anak, Anda juga bisa merencanakan keuangan dengan cara lain seperti membeli asuransi pendidikan atau melakukan investasi-investasi yang memiliki keuntungan jangka panjang seperti investasi properti misalnya. Dengan merencanakan biaya pendidikan sejak dini, pendidikan anak akan lebih terjamin dan bisa meningkatkan kualitas hidup orang tuanya. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merencanakan biaya pendidikan anak.

Mulailah sedini mungkin

Bahkan sejak anak Anda belum lahir Anda sudah bisa membuat perencanaan biaya pendidikan untuk masa depan anak yang lebih cerah. Dengan mulai dengan sedini mungkin Anda akan memiliki ruang lebih untuk ancang-ancang dan dana yang terkumpul pasti bisa lebih banyak. Perhitungkan masa sekolah anak Anda termasuk biaya masuk universitas, apalagi jika Anda mengkhendaki anak untuk bisa sekolah di luar negeri.

Pilih sekolah sesuai bakat

Di luar sekolah formal ada sekolah informal yang bisa untuk melengkapi pendidikan anak. Anda bisa memberi fasilitas kepada anak berupa pendidikan yang disesuaikan dengan minat dan bakatnya. Misalnya anak suka menari ballet maka Anda bisa mencari informasi mengenai sekolah ballet termasuk dengan biaya yang dibutuhkan agar bisa dipersiapkan.

Perkirakan jenjang pendidikan

Pendidikan jaman sekarang sudah bisa dimulai bahkan sejak anak masih berusia balita yaitu dengan pre-school atau playgroup. Anda bisa memeperkirakan kapan anak Anda akan masuk sekolah dan memperkirakan kenaikan biayanya. Untuk mencari tahu Anda bisa bertanya langsung kepada pihak sekolah atau bertanya-tanya kepada keluarga yang sudah lebih berpengalaman. Jika  anak Anda berprestasi, tidak ada salahnya mencarikan program beasiswa untuknya agar biaya pendidikan lebih ringan.

Investasi untuk pendidikan

Saat ini banyak program dari lembaga keuangan seperti perbankan atau asuransi yang menyediakan produk yang bisa Anda gunakan untuk mempersiapkan biaya pendidikan anak. Tergantung dengan kemampuan dan kebutuhan Anda, bisa dipilih mau investasi reksadana, properti, tabungan pendidikan, atau asuransi pendidikan. Pilih jenis investasi yang tidak terlalu membebani kondisi finansial Anda dan pastikan pelayanannya profesional termasuk untuk urusan klaim. (Baca juga: Investasi Pendidikan Untuk Masa Depan)

Asuransi jiwa jika perlu

Tidak ada yang bisa menjamin umur seseorang kapan Anda akan meninggalkan dunia dan keluarga Anda. Oleh karena itu sebagai perlindungan dan jaminan finansial setidaknya untuk beberapa waktu Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli asuransi jiwa. Sehingga ketika Anda sudah tidak ada keluarga akan mendapatkan uang asuransi sesuai dengan nilai premi yang bisa digunakan untuk biaya hidup dan biaya pendidikan. (Baca juga: 10 Alasan Mengapa Anda Harus Mengambil Asuransi Jiwa)

Awasi investasi secara rutin

Apalagi jika Anda melakukan investasi reksadana yang sangat fluktuatif dan sensitif terhadap perkembangan ekonomi dan politik, maka Anda harus rutin untuk mengecek keuntungan investasi yang Anda lakukan. Perhatikan juga penurunan atau peningkatan suku bunga. Untuk biaya pendidikan, sebaiknya pilih investasi yang fleksibel karena dinamika ekonomi seperti inflasi akan berdampak pula terhadap perubahan biaya pendidikan.
Demikian adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk merencanakan biaya pendidikan untuk anak Anda. Biaya pendidikan adalah salah satu biaya yang paling banyak makan tempat dalam rumah tangga sehingga jika tidak dipersiapkan maka bisa mengancam masa depan putra dan putri Anda.