Merancang Pengelolaan Start Up Bisnis

By on December 10, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 321 kali

Start Up Bisnis – Sebuah pengelolaan start up bisnis memerlukan keuletan dan ketelitian. Sikap – sikap inilah yang dibutuhkan untuk dapat menjalankan suatu start up bisnis. Untuk mulai menjalankan bisnis ini maka diperlukan pengetahuan bisnis start up seperti apa yang telah beredar di masyarakat.

Model Start Up Bisnis

Banyak bisnis start up yang beredar di dunia, termasuk di Indonesia. Potensi pasar yang tepat di Indonesia ini membuat para entrepreneur muda mulai menjalankan bisnis ini. Ada beberapa model start up bisnis yang bisa Anda coba dirikan.

Bisnis B2C (Business to Consumer)
Model bisnis ini memanfaatkan sebuah website yang merupakan toko online yang memiliki brand sendiri untuk menjual produknya. Disini pebisnis mempunyai stok produk sendiri sehingga menggunakan website ini memang untuk mencari dan berkomunkasi langsung dengan konsumsen tanpa melalui perantara. Kebanyakan bisnis ini merupakan bisnis retail yang  menawarkan produk seperti baju, celana, bahkan jilbab.

Bisnis C2C (Customer to Costumer)
Bisnis ini yang sedang booming di masyarakat. Disini ada sebuah website yang memfasilitasi transaksi yang dilakukan oleh para konsumen dan penjual yang memasarkan produknya. Karena itulah bisnis ini disebut marketplace.

Online Shopping Mall
Bisnis online shopping merupakan bisnis yang digemari di masyarakat. Untuk website online shopping mall di Indonesia pun masih belum banyak. Karena proses verifikasi yang sangat ketat untuk bisa menjadi shopping mall ini. Walaupun begitu, cara kerja online shopping ini kurang lebih sama dengan keberadaan Marketplace.

Hal Yang Mungkin Mengaggalkan Bisnis Start Up

Menjalankan sebuah bisnis memang memerlukan tekad yang kuat. Kalau tidak ada tekad yang kuat, ada saja godaan yang bisa mengganggu pengelolaan start up bisnis ini. Dan biasanya godaan ini berasal dari diri sendiri. Karena itu, penting untuk setiap pebisnis supaya dapat mengendalikan diri dari hal yang mungkin menyerangnya secara internal ataupun eksternal.

  • Ketakutan Mengalami Kerugian
    Setiap bisnis atau usaha tentu memiliki resiko akan kerugian. Ketakutan yang belerbihan akan mengalami kerugian ini sebaiknya segera ditangani dengan adanya perencanaan yang baik dan matang. Karena rasa takut ini bisa memberikan beban psikologi pada entrepreneur ini. karena motivasi dan tekad yang kuat harus dikembalikan lagi pada dirinya.
  • Keinginan Sukses Dengan Cepat
    Setiap para pebisnis atau entrepreneur tentu menginginkan kesuksesan pada bisnis yang sedang dijalankannya. Namun, keinginannya untuk mencapai sukses dengan cepat kadang menjadi satu kelemahan para entrepreneur. Ketika kesuksesan ini belum akan tercapai ketika semua bisnis sudah berjalan dengan lancar dan respon konsumen terhadap produk yang  ditawarkan. Karena itu, bersabarlah karena kesuksesan itu akan datang.
  • Terlalu Banyak Pertimbangan
    Memiliki pertimbangan memang perlu dalam memulai suatu bisnis. Menganalisa suatu hal tentang baik dan buruknya terhadap bisnis yang akan dijalani. Namun, ketika pertimbangan dan analisa ini terlalu banyak bisa membuat langkah yang harusnya dijalani malah dilewati begitu saja. Cobalah buat pertimbangan yang matang, namun jangan menjadikannya suatu hambatan. Karena itu, hasil dari analisa dan pertimbangan ini juga butuh dieksekusi.

Menjalankan suatu bisnis memang memerlukan proses yang sangat panjang. Proses naik turunnya bisnis yang dijalankan inilah yang membuat setiap pebisnis atau entrepreneur ini belajar untuk menjadi lebih baik. Karena itupengelolaan start up bisnis akan semakin baik ketika bisa mengatasi masalah bisnis yang muncul pada saat menjalankannya.