Menyikapi BPJS Secara Bijak

By on November 2, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 652 kali

Asuransi – Adapun jenis berbagai pelayanan kesehatan dan pengobatan semakin diperbarui di Indonesia. Seperti pemesanan obat yang dulunya dibuat terpisah saat ini dengan adanya BPJS bisa dilakukan bersamaan tidak dibarengi dengan tambahan biaya yang lainnya. Beberapa kerjasama yang dijalin antara fasilitas kesehatan yang ada dengan BPJS kini mulai digalakkan agar tidak terjadi pungutan liar yang merugikan masyarakat serta malah menguntungkan beberapa pihak.

Asuransi Kesehatan yang Lain vs BPJS Kesehatan

Terkadang beberapa pihak serta masyarakat luas semakin membandingkan beberapa perbedaan pelayanan BPJS dan asuransi kesehatan. Apalagi saat ini baru saja pemerintah yang mengadakan suatu program salah satu jenis asuransi bidang kesehatan di bawah naungan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS. Banyak persepsi mengatakan usulan program pemerintah ini ingin bersaing serta menghilangkan asuransi kesehatan milik swasta yang sudah berdiri terlebih dahulu di Indonesia.

Setidaknya kita hilangkan pikiran sempit seperti itu. Tidak disangka, malah semakin menjamur dan berkembang lebih baik asuransi swasta kesehatan tersebut sehingga masyarakat tidak ragu bila ingin mendaftarkan sekaligus keduanya, BPJS dan asuransi swasta kesehatan karena memang kualitasnya bagus. Tidak sedikit pula ada yang membandingkan dan melukiskan apa saja yang bisa membuat kedua layanan ini berbeda satu sama lain. Berikut ini kami sajikan informasinya untuk Anda sebagai referensi yang kreatif dan membuka pandangan buruk menjadi lebih positif.

Mengulik Penjabaran BPJS dan Asuransi Swasta Kesehatan dalam Sudut Pandang Berbeda

Untuk membuat agar tidak bertambah penasaran, berikut ini akan kami uraikan dan sampaikan secara gamblang dan jelas beberapa perbedaan pelayanan BPJS dan asuransi kesehatan agar bisa secara jelas tersampaikan, Anda pula secara bijak dapat memutuskan langkah mana yang dipilih untuk kesejahteraan mendatang:

  • Hal pertama yang dibahas adalah mengenai Jumlah premi yang harus dibayarkan. Bagi asuransi kesehatan yang swasta memang harga premi khusus dibuat sedikit mahal dan terkadang menyulitkan masyarakat yang perekonomiannya sedang ke bawah. Nominal ratusan ribu hingga jutaan rupiah dan frekuensi pembayaran antara satu bulan lalu tiga bulanan kemudian enam bulan hingga satu tahun. Semakin usianya tua, apakah dia perokok, serta gender yang berbeda maka jumlah yang dibayarkan juga ikut-ikutan mahal. Berkebalikan dengan BPJS yang bisa dikatakan murah, dan ditanggung perusahaan bernaung, dan khusus rakyat miskin serta veteran semuanya ditanggung pemerintah.
  • Beberapa perbedaan pelayanan BPJS dan asuransi kesehatan selanjutnya adalah manfaat atau tujuan sebenarnya, dimana asuransi kesehatan berbasis swasta bermanfaat bagi visiting dokter, fasilitas kesehatan, obat-obatan, ruangan rumah sakit dan masih banyak lagi yang berkaitan dengan layanan kesehatan rumah sakit. Selain dari rawat inap seperti adanya perawatan jalan di rumah maupun kategori seperti perawatan gigi dan ibu hamil diharuskan dalam melakukan pembayaran yang berbeda pula. Lain halnya dengan BPJS yang mencakup pelayanan kesehatan yang lain selain adanya rawat inap rumah sakit. Manfaatnya lebih luas, lengkap serta tidak merepotkan maupun merugikan
  • Beberapa perbedaan pelayanan BPJS dan asuransi kesehatan yang terakhir adalah untuk pemilihan rumah sakit yang akan dikunjungi. Dengan asuransi swasta berbasis kesehatan penjaminan rumah sakit lebih bebas, tidak keterikatan, pemilihan rumah sakit jenis apapun dan dimanapun tidak ada batasan. Berbeda dengan BPJS yang sudah merujuk tentang dimana rumah sakit tempat Anda berobat. Jangka waktu penggantian rumah sakit sesuai harapan pun ternyata ada jangka waktu menunggu sampai 3 bulan lamanya.