Menimbang Small Caps Reksadana

By on July 18, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,796 kali
investasi reksadana

Menimbang Small Caps Reksadana

Investasi Reksadana – Dengan semakin lincahnya pergerakan dari saham yang berkapitalisasi menengah dan kecil atau mid caps dan small membuat para manajer investasi mengemasnya kedalam suatu produk dari reksadana. Secara resmi PT Bahana TCW turut meluncurkan reksadana terbaru yang bertemakan Bahana Trailblazer Fund.

Edward P. Lubis selaku Presiden Direktur pada PT tersebut menargetkan return dari produk ini bisa lebih dari 18% untuk jangka waktu 1 tahun kedepan. Target yang dipatok memanglah melebihi dari kinerja reksadana selama ini dengan saham yang berkapitalisasi sedang serta besarnya pada kisaran 15% hingga 18% setiap tahunnya.

Vilia Wati, seorang analis dari PT Infovesta utama menuturkan untuk reksadana berbasis saham mid caps dan small caps keepannya memang cukup prospektif. Karena kinerja yang dilakukan bertopang pada saham yang biasanya lebih agresif apabila dibanding dengan jenis saham yang berkapitalisasi besar. Jadi konsekuensinya yaitu pergerakan dari reksadana saham akan berpotensi untuk lebih fluktuatif. Kata Vilia memang ada kemungkinan peluang reksadana mid dan small caps akan lebih unggul apabila dibanding jenis reksadana berbasis big caps.

Namun, untuk selanjutnya para investor harus memahami mengenai saham yang berkapitalisasi menengah dan kecil mempunyai risiko yang memang lebih tinggi daripada saham yang kapitalisasinya besar, khususnya pada saat fluktuasi serta adanya koreksi pada bursa saham.

PT Manulife dan PT MNC yang ada sebelum Bahana juga sudah mengusung reksadana jenis saham ke dalam tema small mid caps. Dengan berdasarkan catatan data di Infovesta pada 26 Juni 2013, untuk reksadana Manulife Saham mencatatkan kinerja yang minus 1,83%. Jadi kinerja dari reksadana ini masih belum bagus lantaran masih belum lama diluncurkan atau tepatnya 27 Februari 2013. Kinerja dari MNC Dana Syariah yang mana produknya diluncurkan pada 18 Februari 2013 turut mencatatkan nilai minus sebesar 3,49%.

Sebenarnya Trailblazer Fund adalah salah satu reksadana jenis saham dengan pemilihan perusahaan yang tengah berkembang. Edward mengatakan bahwasanya Bahana secara khusus melakukan pemilihan saham perusahaan dengan kapitalisasi pasar pada kisaran 1 Triliun sampai 50 Triliun serta produk tersebut masih mengincar para investor ritel. Selain itu Traiblazer Fund juga memiliki pada sektor konsumer, properti serta sebagian kecil perbankan. Ada pula suatu kebijakan dalam investasi yang bisa ditempuh yaitu dengan melakukan rebalance portofolio tiap tanggal 25. Ketika rebalance ini, para manajer investasi bisa menambahkan bobot maupun menambahkan perusahaan baru ke dalam portofolionya.

Untuk para investor yang hendak memetik keuntungan dalam investasinya bisa dengan memanfaatkan momen rebalance tersebut. Karena, ketika rebalance seorang investor tidak akan dikenakan biaya untuk pencairan investasi. Akan tetapi apabila diluar tanggal 25, maka para investor akan dikenakan adanya biaya pencairan sekitar 0,5% hingga 1%. Jadi biaya tersebut akan menjadi return untuk para investor yang memegang portofolio.

Target dana kelolaan dari Bahan sendiri sebesar Rp. 500 milyar untuk saham berkapitalisasi menengah dan kecil dalam 1 tahun kedepan.