Menghitung Keuntungan Investasi Reksadana

By on June 28, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 310 kali

Investasi Reksadana – Tidak sedikit orang yang bertanya mengenai keuntungan investasi reksadana. Biasanya pertanyaan tersebut dilontarkan investor reksadana pemula. Sebab alasan semua orang menanamkan modalnya pada suatu usaha tentu agar uang tersebut dapat berkembang. Padahal tidak seperti itu yang terjadi pada investasi reksadana. Keuntungan yang diperoleh tidak bisa dipatok sebagai sebuah kepastian.

Hal ini berbeda dengan deposito yang sudah jelas skemanya. Misalnya, seorang nasabah mendepositokan sejumlah uang selama sekian tahun. Dalam perjanjian dengan bank nasabah deposito tersebut akan menerima bunga sebesar sekian persen dari nilai investasinya.

Kepastian nilai profit investasi juga bisa didapatkan dari surat utang atau obligasi. Pemerintah membuat surat obligasi ritel yang salah satunya dikenal dengan nama ORI. Nilai ORI tersebut sudah pasti sejak awal pembelian.
Hanya saja risiko kerugian dari deposito dan obligasi adalah penerbitnya bangkrut. Pada deposito kerugian terjadi apabila bank yang bersangkutan tutup. Sedangkan, risiko terburuk dari obligasi adalah perusahaan atau institusi yang menjanjikan membayar surat utang tersebut tidak beroperasi.

Kelebihan Reksadana

Investor reksadana akan mengalami naik turun nilai investasi seiring waktu. Dalam konteks ini adalah 4 jenis reksadana yang umum, seperti pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham. Jadi keuntungan reksadana tidak pernah dapat diketahui secara pasti. Semua yang berlangsung hanya sesuai dengan prediksi dan hasil analisis.
Bahkan, keuntungan reksadana pada masa lalu tidak menjamin nilai keuntungan serupa di masa depan. Hanya saja berdasarkan pengalaman dan kinerja sebelumnya yang membuahkan hasil bagus, ada kemungkinan besar nilai investasi yang dihasilkan akan berkembang dengan baik.

Memang investasi reksadana ini memiliki risiko tinggi, tapi bagi Anda yang menyukai tantangan dengan hasil besar investasi ini sangat cocok. Terutama untuk investasi reksadana berupa saham yang sangat fluktuatif. Sebagai ilustrasi jika Anda berinvestasi saham setiap bulan selama 5 tahun, maka nilai investasi selama 5 tahun tersebut jika dirata-rata mencapai 61 persen.

Tentunya keuntungan tersebut tidak bisa dibilang kecil. Apalagi Anda hanya sebagai investor pasif yang tidak bekerja. Jadi menabung selama 5 tahun, Anda bisa mendapatkan bunga 61%. Luar biasa bukan?
Sebagai pembanding jika Anda berinvestasi pada deposito selama 5 tahun, untuk mendapatkan nilai yang sama dengan reksadana, maka Anda harus mencari bank yang mau memberi bunga 17,7% pertahun tanpa potongan pajak. Ini tentu saja sulit, karena rata-rata bank tidak bisa memberikan bunga sebesar itu dan tanpa membebani nasabah dengan pajak.

Jaminan Keuangan Masa Depan

Sejak kecil Anda dianjurkan untuk menabung demi masa depan yang lebih baik. Mengapa tidak mencoba menabung dengan investasi reksadana? Apalagi saat ini ada banyak perusahaan reksadana dan bank yang menawarkan produk investasi dengan modal minim.

Contohnya, jika Anda menjadi investor reksadana selama 5 tahun dengan pembelian setiap bulan senilai 1 juta. Dalam 5 tahun total investasi Anda bisa mencapai 60 juta. Jika dengan rata-rata keuntungan investasi sebesar 61%, maka total uang Anda dalam waktu 5 tahun adalah 96 juta rupiah.

Keuntungan ini tidak akan didapat dari tabungan atau deposito. Apalagi sekarang ada banyak perusahaan investasi yang dijamin pemerintah. Bahkan, beberapa perusahaan menawarkan produk yang bisa dibeli dengan dana kecil. Jadi tidak perlu khawatir untuk mencoba berinvestasi pada reksadana untuk jaminan keuangan masa depan Anda.

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty