Mengetahui Simulasi Reksadana Saham

By on February 12, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 264 kali
Reksadana Saham

Investasi Reksadana – Simulasi reksadana saham dilakukan agar anda lebih memahmi tentang cara kerja reksadana saham. Simulasi ini akan memberikan gambaran bagaimana suatu reksadana saham dijalankan. Mengingat investasi reksadana telah menjadi investasi yang popular karena berbagai macam kemudahan yang ada di dalamnya yang mudah untuk di mengerti.

Dalam memilih investasi reksadana, anda harus menetukan jangka waktu investasi tersebut. untuk investasti reksadana saham biasanya untuk jangka waktu yang panjang. Investasi reksadana saham biasanya menjadi pilihan karena selain untuk jangka waktu yang panjang, memiliki keuntungan lainnya yaitu nilainya yang bisa terus naik. Meskipun sebenarnya nilai harga saham tidak selalu tetap, namun dengan melakukan investasi reksadana saham dalam kurun waktu yang panjang akan lebih menguntungkan dari pada dalam jangka waktu yang pendek atau sebentar. Meskipun demikian, sebaiknya anda memahami dulu simulai reksadana saham untuk lebih meyakinkan anda tentang reksadana saham.

Ilustrasi

Untuk memahami simulasi reksadana saham, berikut simulasi kecil yang dapat membantu anda memiliki gambaran secara umum tentang bagaimana reksadana saham berlangsung. Sebagai contoh, anda memutuskan untuk melakukan investasi reksadana saham,lalu mempertimbangkan untuk membeli saham suatu perusahaan sebutlah perusahaan A, dari perusahaan A tersebut anda membeli saham sebanyak 4000 lembar saham, harga perlembar dari saham tersebut misalkan Rp. 1000. Maka dengan harga saham Rp. 1000 dan anda membeli 4000 lembar saham maka modal yang anda tanamkan di perusahaan tersebut ialah sebesar Rp. 4000000.

Kemudian, dalam kurun waktu beberapa bulan, setelah anda menunggu, harga saham dari perusahaan yang anda investastikan tersebut naik dari tadinya harga per lembar nya Rp. 1000 menjadi Rp.1500. maka otomatis harga saham anda juga akan naik dan nilai modal yang tadi anda investastikan akan bertambah. Apabila anda bermaksud untuk menjual saham yang tadi anda investasikan maka ini adalah saat yang tepat karena anda akan mendapatkan keuntungan dari kenaikan tersebut.

Perhitungan keuntungan yang akan anda dapatkan ialah dengan menghitung harga jual saham saat ini dikurangi dengan dana investasi pada saat pertama anda berinvestasi ( harga jual saham 4000 x Rp. 1500 – dana investasi Rp. 4.000.000, hasilnya ialah 6.000.000- 4.000.000 = Rp. 2.000.000). itulah ilustrasi perhitungan reksadana saham yang anda investasikan. Namun perhitungan tersebut belum berakhir karena masih ada beberapa biaya yang harus di keluarkan oleh investor.

Jenis biaya

Perhitungan investasi reksadan saham di atas hasilnya masih belum murni karena masih ada beberapa jenis biaya yang harus di bayakan oleh investor diantaranya ialah sebagai berikut.

  • Yang pertama ialah Subscriptionfree, sebuscriptionfree ini merupakan biaya pembelian yang harus dibayarkan atas unit penyertaan.
  • Kemudian yang kedua ada Switchingfree yang merupakan biaya pengalihan yang harus dibayarkan atas unit penyertaan
  • Dan yang terakhir ada Redemptionfree yang merupakan biaya penjulan kembali saham atas unit penyertaan.

Itulah contoh gambaran dari reksadana saham. Anda harus mengerti bahwa yang tadi diperhitungkan diatas merupakan contoh ilustrasi karena pada kenyataannya nilai saham selalu berubah-ubah dan tidak selalu naik. Terdapat banyak hal yang mempengaruhi perubahan harga saham tersebut. Penyebabnya tidak hanya berasal dari internal perusahaan saja, namun juga bisa saja disebabkan karena faktor eksternal seperti laju ekonomi global dan tentunya laju ekonomi di dalam Negara tersebut. Begitulah secara sederhana simulasi reksadana saham.

Incoming search terms:

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty