Mengetahui Perbedaan Harga Saham Dan Fraksi Harga Saham

By on January 7, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 333 kali

Investasi Saham – Para investor yang berinvestasi di pasar modal kadang masih belum memahami apa perbedaan harga saham dan fraksi harga saham. Berinvestasi di pasar modal memang memerlukan keberanian dan kepercayaan. Karena untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi, maka para investor juga harus berani mengeluarkan investasi dalam jumlah besar. Itu adalah prinsip high risk high return yang berlaku pada investasi di pasar modal.

Ketentuan Fraksi Harga Saham

Investasi di pasar modal ini memang tidak semudah berinvestasi di properti maupun aset lainnya. Ada banyak ketentuan baru yang dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia mengenai fraksi harga saham. Ketentuan ini berlaku sejak tanggal 6 Januari 2014. Ada juga ketentuan yang dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia, yaitu mengenai 1 lot. 1 lot saham kali ini tidak bernilai 500 lembar saham. Ketentuan yang baru adalah 1 lot bernilai 100 lembar saham. Di dalam pasar modal, terdapat dua jenis harga pada saat melakukan transaksi saham. Harga yang pertama adalah harga bid yang berarti harga permintaan pasar. Lalu harga offer yang berarti harga penawaran pasar. Pengaturan jumlah kelipatan penawaran dan permintaan dinamakan fraksi harga saham. Fraksi harga saham inilah yang mengatur jumlah transaksi saham yang terjadi setiap hari.

Informasi mengenai perubahan ketentuan fraksi harga saham adalah sebagai berikut. Ada 3 kelompok harga pada fraksi harga saham yang baru.

  • Untuk saham yang memiliki harga kurang dari Rp. 500,- maka memiliki fraksi harga Rp. 1,- dengan maksimum perubahan sebesar Rp. 20,-
  • Untuk saham yang memiliki harga lebih dari Rp. 500,- hingga Rp. 5.000,- memiliki fraksi harga Rp. 5,- dengan maksimum peruibahan sebesar Rp. 100,-
  • Untuk saham yang memiliki harga lebih dari Rp. 5000,- maka  memiliki fraksi harga Rp. 25,-dengan maksimum perubahan Rp.500,-
    Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia membagi fraksi harga saham dalam lima kelompok harga dengan fraksi harga Rp, 1,- Rp. 5,- , Rp, 10,-, Rp, 25,- Rp, 50,-

Dampak Perubahan Ketentuan Fraksi Harga Saham

  • Semakin Kecil Modal Untuk Membeli Saham
    Untuk para investor pemula seperti ibu rumah tangga atau mahasiswa bisa diuntungkan dengan perubahan fraksi harga yang terjadi. Karena dengan menurunnya jumlah lot dan fraksi harga juga dapat membuat modal yang dibutuhkan untuk membeli saham juga tidak terlalu besar alias terjangkau.
  • Manajemen Lebih Mudah
    Dengan jumlah 1 lot yang berarti 100 lembar saham ini akan memudahkan trader untuk membagi modal yang dimilikinya. Trader pemula atau trader kecil bisa lebih mudah melakukan diversifikasi portofolio. Trader juga bisa lebih mudah melakukan pembelian saham.
  • Volume Transaksi Lebih Ekstrim
    Dengan menurunnya jumlah 1 lot menjadi 100 lembar saham ini membuat para investor merasa bahwa harga saham akan jadi lebih murah dan lebih mudah dijangkau. Sehingga hal ini akan memeberikan volume transaksi yang meningkat secara ekstrim. Saat pasar sedang ramai dengan transaksi ini akan menyebabkan running trade berjalan dengan cepat dan bisa memberatkan sistem trading.
  • Trader Belum Terbiasa
    Untuk awal – awal perubahan ini akan berdampak bagi para trader yang belum terbiasa dengan kondisi ini. Hal ini juga dapat mengakibatkan trader menahan diri dalam transaksi.

Dengan mengetahui perbedaan harga saham dan fraksi harga saham tentu akan membuat para investor lebih pintar dalam mengambil kebijakan dalam pengelolaan sahamnya.