Mengetahui Apa Itu Exchange Traded Fund?

By on January 18, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 246 kali

Investasi Reksadana – Banyak istilah keuangan yang mulai bermunculan pada saat keadaan ekonomi Indonesia menurun, seperti apa itu Exchange Traded Fund? Kondisi keuangan Indonesia sedang melemah, ini terlihat dengan nilai rupiah terhadap dollar terus melesat jauh yang membuat kurs dollar terhadap rupiah kembali mencapai Rp 14.000.

Sejarah Exchange Traded Fund

Akibat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menurun, para nasabah mulai panik. Bahkan banyak nasabah yang masih menyimpan investasinya yang berupa mata uang lain seperti dollar ini tetap disimpan dengan pikiran bahwa dollar akan terus melesat naik sehingga nilau tukar dollar terhadap rupiah bisa menguntungkan nasabah. Jenis instrumen investasi di Indonesia ini bermacam – macam. Ada nasabah yang masing mengandalkan tabungan atau deposito sebagai salah satu investasi yang paling bisa diandalkan karena pencairannya yang mudah. Ada juga nasabah yang mulai berani menginvestasikan dananya di pasar modal seperti reksa dana. Exchange Traded Fund ini merupakan reksa dana yang diperdagangkan (diperjual – belikan) di dalam bursa efek.

Exchange Traded Fund adalah sebuah kombinasi dari reksadana terbuka dan reksadana tertutup. Pada tanggal 18 Desember 2007, Exchange Traded Fund ini mulai ada di Indonesia. Exchange Traded Fund (EFT) ini adalah kontrak investasi kolektif yang setiap unit penyertaannya dicatat dan juga diperdagangkan selama berlangsungnya jam bursa.

Keunggulan Exchange Traded Fund

Setiap instrument investasi ini tentu memiliki berbagai keunggulan dan kelemahan. Untuk insrumen investasi yang memiliki prinsip high risk high return ini juga memiliki banyak keunggulan. Keunggulan dari instrument ini antara lain :

  • Untuk berinvestasi di sini tidak perlu mengeluarkan kocek yang dalam seperti berinvestasi pada instrumen pasar modal yang lain. Di sini nasabah bisa memulai investasi mulai sekitar Rp. 500.00 per 1 lot saham
  • Memiliki unit penyertaan (Di Bursa Efek Indonesia) yang lebih likuid
  • Trend kenaikan Nilai Aktiva Bersih (NAB) mengikuti trend indeks LQ45
  • Portofolio yang ada di dalam saham di sini lebih transparan. Karena saham – sahamnya ini termasuk yang ada di indesk LQ45.

Kelemahan Exchange Traded Fund

Keunggulan dan kelemahan suatu investasi tentu bisa dimaksimalkan dan diminimalkan sesuai jenis investasi yang diambil para nasabah. Sebagai reksadan yang berbentuk investasi kolektif, ETF memiliki beberapa kelemahan yang bisa Anda pertimbangkan sebelum memulai investasi di sini.

  • Exchange Trading Fund ini rawan pada kondisi harga saham yang fluktuatif. Kondisi harga saham yang fluktuatif ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti ekonomi makro yang berupa nilai tukar dan suku bunga. Selain itu, stabilitas politik juga dapat memengaruhi ETF ini.
  • Investor tidak bisa memilih saham mana yang dapat dikoleksi dalam Exchange Trade Fund. Namun, investor bisa memilih saham yang berada di dalam indeks Exchange Trade Fund.
  • Para investor juga tidak bisa menentukan saham pada harga yang diinginkan.

Resiko memilih investasi bisa untung dan rugi. Keadaan untung rugi ini hanya bisa dinilai dengan angka. Investor atau nasabah akan merasa rugi apabila kehilangan uang yang telah diinvestasikannya. Dan begitu juga sebaliknya, investor atau nasabah akan merasa untung apabila uangnya kembali dengan jumlah yang lebih banyak dari pada uang yang sebelumnya telah diinvestasikan. Setelah mengetahui berbagai keunggulan dan kelemahan dari ETF tentu Anda tidak lagi perlu bertanya – tanya apa itu Exchange Traded Fund?