Mengenal Reksadana dan Manajemen-Nya

By on June 25, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,221 kali

Mengenal Reksadana dan Manajemen-Nya

Sering kita dengar mengenai anjuran dalam berinvestasi, begitu juga saran untuk berhati-hati dalam menjalaninya. Berbicara mengenai investasi yang tepat, pasti langsung terlintas mengenai salah satu investasi yaitu reksadana. Mengapa demikian? karena reksadana merupakan suatu wadah yang bisa dimanfaatkan untuk menghimpun semua dana masyarakat yang nantinya dikelola oleh seorang badan hukum atau biasa disebut manajer investasi, dari dana tersebut nantinya akan diinvestasikan lagi ke sebuah aset-aset yang lain layaknya aset saham, instrumen pasar uang, obligasi dan sebagainya. Dari sini dapat kita ibaratkan bahwa reksadana adalah salah satu media yang bisa digunakan untuk menanam suatu “telur” investasi milik anda atau bisa juga disebut proses diversifikasi investasi.

Di dalam reksadana , dari keseluruhan dana yang terdapat disana tidak semuanya disimpan oleh badan hukum yang disebut manajer investasi saja melainkan sebagiannya juga disimpan oleh pihak yang disebut bank kustodian. Tidak hanya itu saja bank ini juga berperan dalam melakukan manajemen keuangan sebagai administrator dimana tugasnya yaitu melakukan pencatatan serta memberikan sebuah informasi dari semua jenis transaksi dari suatu pembelian maupun penjualan yang berlangsung di reksadana, selain itu juga melakukan penghitungan dari nilai NAB (Nilai Aktiva Bersih) setiap hari.

NAB atau nilai aktiva bersih ini yang nantinya akan menggambarkan nilai total dari suatu kekayaan reksadana per harinya, namun nilai tersebut dipengaruhi berdasarkan aktivitas penjualan maupun pembelian reksadana yang dilakukan oleh seorang pelaku investasi serta harga pasar dari aset yang dimiliki reksadana tersebut.

Apabila ada seorang investor yang melakukan pembelian reksadana, bank kustodian tersebut segera memberikan sebuah informasi yang berupa suatu kepemilikan untuk anda berdasarkan jumlah unit penyertaan. Dari unit itu merupakan satuan kepemilikan untuk anda yang bisa ditunjukkan oleh reksadana tersebut, namun banyaknya jumlah unit dari penyertaan yang bisa anda dapatkan itu bergantung dengan harga nilai aktiva bersih disetiap unitnya pada hari yang mana saat anda membelinya.

Nilai aktiva di setiap unitnya itu merupakan harga yang diperoleh dari NAB suatu reksadana yang dilakukan pembagian dengan jumlah total unit penyertaan saat hari tersebut. Nilai aktiva bersih biasanya dapat kita ketahui tiap harinya melalui media yang ada, bisa juga dengan melalui website. Perlu juga untuk anda perhatikan, tingginya dari suatu NAB disetiap unitnya belum tentu menunjukkan bahwa sudah mahalnya suatu reksadana, hal ini juga sebaliknya. Pada umumnya apabila nilai aktiva bersih tiap unitnya tinggi maka hal tersebut juga menunjukkan bahwa reksadana yang ada telah cukup lama jadi aset didalamnya pun nilainya juga akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Untuk biaya yang terdapat di reksadana sendiri ada beberapa:

  • Biaya pembelian : biaya ini akan dikenakan pada saat anda melakukan pembelian reksadana, di dalam biaya tersebut anda bisa menentukan pilihan untuk menambah dana sebesar dana pembelian atau bahkan juga bisa meminta untuk memotong biaya pembelian dari sejumlah investasi yang telah anda masukkan. Jadi semua ini tergantung tiap masing-masing produk.
  • Biaya penjualan kembali :biaya ini dikenakan pada saat anda melakukan pencairan dana. Biasanya biaya ini dipotongkan langsung dari percairan dana yang anda lakukan, jadi tidak perlu anda mengeluarkan biaya lagi. Namun besarnya biaya ini berdasarkan dari masing-masing produk.
  • Biaya imbal atas jasa manajer investasi : Biaya ini dikenakan untuk anda atas jasa dari manajer investasi dalam mengelola reksadana, jadi biaya tersebut dihitung berdasarkan NAB tiap harinya. Tapi dengan adanya bank kustodian maka memudahkan anda dalam perhitungan tersebut dan bank kustodian ini telah membebankan dan menghitung pada NAB yang dapat anda lihat setiap hari hasilnya.
  • Biaya imbal atas jasa bank kustodian : Biaya ini dikenakan untuk anda atas jasa bank kustodian sebagai adminstrasi di reksadana. Biaya tersebut dilakukan perhitungan berdasarkan NAB tiap harinya. Layaknya imbal atas jasa manajer investasi, disini bank kustodian telah membebankan pada NAB yang juga dapat anda lihat setiap harinya.