Mengenal Logam Mulia Dengan Melihat Kelebihan Investasinya

By on January 5, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 261 kali

Investasi Emas – Mengenal logam mulia yang bisa dijadikan untuk investasi bisa membuat kita lebih paham mengenai apa sih sebenarnya yang menguntungkan dari investasi logam mulia ini? Logam mulia atau emas ANTAM adalah salah satu bentuk investasi yang paling banyak dilakukan orang Indonesia karena memiliki wujud yang bisa dipegang. Ada beberapa logam mulia emas yang bisa diinvestasikan yaitu emas batangan, emas koin, dan emas perhiasan. Emas batangan dan emas koin umumnya dibuat dari emas 24 karat dengan kadar 95-99% dan nilainya cenderung selalu naik setiap tahun.

Sedangkan untuk emas perhiasan memang bisa dijual lagi tetapi biasanya nilainya akan turun. Ini karena saat membeli perhiasan Anda akan dibebankan biaya pembuatan model perhiasan, dan saat menjual pedagang biasanya akan meleburkan kembali perhiasan yang dibeli atau karena kadar emas yang sudah tidak murni. Untuk mengenal logam mulia lebih jauh lagi, berikut adalah kelebihan berinvestasi logam mulia emas ini.

Keuntungan yang besar

Dengan modal yang relatif kecil Anda bisa mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Emas cocok digunakan untuk investasi jangka panjang karena per tahunnya rata-rata logam mulia emas mengalami kenaikan nilai sebesar 20%. Kenaikan emas juga umumnya lebih tinggi dibandingkan tingkat inflasi. Keuntungan yang besar juga didukung dengan faktor resiko yang minim di mana logam mulia emas tidak terpengaruh oleh besarnya tingkat inflasi atau keterpurukan ekonomi apalagi harga minyak dunia.

Bisa dijual di mana saja

Mengenal logam mulia sebagai media investasi artinya Anda mendapatkan keuntungan dengan fleksibilitasnya dibandingkan dengan instrument investasi lainnya.  Emas merupakan mata uang global karena ia bisa diperjualbelikan di mana saja asalkan ada surat yang menyatakan keaslian, kadar, serta asalnya dengan jelas. Emas yang paling mudah dijual secara global adalah emas ANTAM (PT Aneka Tambang) yang sudah mendapatkan pengakuan dari London Bullion Market Association, dan juga Good Delivery List of Acceptable Refiners of Gold.

Likuiditas yang tinggi

Logam mulia emas memiliki tingkat likuiditas yang tinggi karena itu investasi emas termasuk yang paling banyak diminati. Anda bisa mencairkan emas kapan saja di toko pasar tradisional atau toko di dalam mall, emas juga bisa digadaikan dengan prosedur yang lebih cepat sehingga Anda bisa mendapatkan langsung dana yang dibutuhkan. Beda dengan investasi properti yang minim  resiko juga tetapi likuiditasnya rendah karena properti biasanya membutuhkan waktu lama untuk bisa terjual. Sedangkan investasi saham yang likuiditasnya cukup tinggi memiliki kekurangan yaitu resiko yang juga tinggi.

Resikonya kecil

Mengenal logam mulia juga sebaiknya Anda kenali faktor resiko kerugian dari investasi emas. Meski tidak terpengaruh dengan inflasi dan pertumbuhan ekonomi, emas yang Anda simpan bisa saja hilang apalagi jika menyimpan emas sendiri. Tetapi ini bisa diatasi dengan menyimpan emas dalam lemari brankas atau safe deposit box, atau bisa juga berinvestasi emas di bank konvensional atau bank syariah. Emas murni juga tidak cepat berkarat, tidak terpengaruh oleh perubahan suhu atau benda cair, atau mengalami perubahan fisik kecuali saat dileburkan. Anda hanya perlu melakukan perawatan khusus emas agar permukaannya tetap mengkilap.

Modal yang relatif kecil

Investasi emas termasuk jenis investasi yang bisa dilakukan oleh siapa saja karena bisa dimulai dengan modal yang kecil. Emas batangan sendiri dijual mulai per satu gram hingga yang paling besar adalah 1.000 gram atau 1 kg. Misalnya bulan ini Anda membeli emas batangan sesuai dengan kemampuan, kemudian beberapa bulan kemudian menambah lagi dan lagi yang disebut dengan menabung emas. Kemudian emas dijual beberapa tahun kemudian ketika nilainya sudah naik tinggi. Itulah beberapa kelebihan investasi logam mulia emas untuk mengenal logam mulia.