Mengenai Jenis-Jenis Investasi Saham

By on December 15, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 230 kali

Investasi Saham – Sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi, apakah Anda sudah mengetahui jenis-jenis investasi saham apa saja yang berlaku pada saat ini? Berinvestasi bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan dan membutuhkan pengorbanan yang besar, oleh karena itu pahamilah dan kenali jenis-jenis saham dengan baik agar Anda tidak salah memilih jenis investasi dan tidak salah dalam mengambil keputusan dalam menentukan tujuan investasi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui risiko seperti apa yang akan Anda alami dalam berinvestasi saham kelak.

Ada dua jenis saham yang Anda ketahui yaitu saham yang berdasarkan pada kapitalisasi pasar dan juga investasi saham yang berkaitan dengan likuiditas. Pengertian dari kapitalisasi pasar adalah ketika harga saham dikalikan jumlah saham. Jumlah saham ini dilihat berdasarkan pada jumlah saham yang beredar di pasar. Saham yang memiliki kapitalisasi besar biasanya adalah saham yang sifatnya lebih likuid, maksudnya adalah saham tersebut adalah saham yang bisa diperjualbelikan dengan mudah di pasar bursa. Jika dilihat dari kapitalisasinya, beberapa jenis saham dapat dibagi menjadi beberapa jenis.

Blue Chip – Big Cap

Saham ini adalah saham yang berkaitan dengan saham unggulan atau saham yang menyasar perusahaan papan atas. Saham ini adalah saham yang memiliki kapitalisasi pasar yang besar yaitu diatas 40 triliun Rupiah. Saham-saham ini juga tergolong sebagai saham blue chip. Saham blue chip adalah saham yang terdapat di perusahaan besar. Saham ini biasanya memiliki kinerja dan fundamental yang baik karena sahamnya  dikelola secara professional. Selain itu, saham ini juga adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri yang dibutuhkan oleh banyak orang sehingga saham ini berpeluang besar untuk mendapatkan keuntungan besar dividen dibagikan secara rutin. Jenis saham ini fundamentalnya kuat, hal ini disebabkan karena saham ini memiliki kapitalisasi pasar yang besar. Anda patut menjadikan jenis saham ini sebagai bahan pertimbangan karena cocok untuk investasi jangka panjang.

Second Layer – Medium Cap

Saham ini merupakan saham lapis kedua. Saham ini dimiliki oleh perusahaan yang lebih kecil dari saham yang dimiliki oleh saham blue chip. Kapitalisasi pasar yang dimiliki oleh jenis saham seperti ini adalah 1 triliun sampai dengan 40 triliun Rupiah. Pergerakan harga saham yang dimiliki oleh jenis saham seperti ini sifatnya fluktuatif. Meskipun begitu, fundamental yang dimiliki oleh perusahaan jenis ini cukup baik namun masih berkembang. Saham seperti ini tidak terlalu likuid dan cukup rentan di pasar bursa.

Third Layer – Small Cap

Saham ini adalah jenis saham lapis ketiga. Saham seperti ini adalah saham yang memiliki likuiditas dan kapitalisasi pasar yang kecil yaitu dibawah 1 triliun. Tidak banyak orang yang memiliki jenis saham seperti ini sehingga saham ini disebut juga sebagai saham tidur.

Kemudahan dalam menjual atau membeli saham ditentukan oleh faktor likuiditas saham. Berikut ini adalah jenis-jenis saham yang dilihat berdasarkan likuiditasnya.

Saham yang memiliki likuiditas tinggi

Jenis saham seperti ini adalah saham yang memudahkan investor untuk menjual dan membeli saham. Saham seperti ini adalah saham yang memiliki kapitalisasi pasar yang besar dan fundamental yang bagus. Meskipun begitu, tidak semua saham dengan fundamental bagus memiliki  likuiditas tinggi.

Saham musiman

Saham seperti ini adalah saham yang baru aktif jika ada beberapa peristiwa yang memengaruhi kondisi bisnis seperti peristiwa yang berkaitan dengan bidang politik, ekonomi, hari raya keagamaan, atau liburan sekolah.

Saham tidur

Tingkat likuiditas terendah terdapat dalam saham ini. Saham ini baru bergerak apabila terdapat aksi korporasi atau berita yang terkait dengan eksistensi seperti rumor.Meskipun hanya rumor, namun jenis-jenis investasi saham seperti ini dapat bergerak secara dratis dan momen seperti ini yang sering digunakan oleh para bandar.