Mengapa Resiko Rugi Investasi Properti Sangat Kecil?

By on October 22, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,947 kali
investasi properti

Mengapa Resiko Rugi Investasi Properti Sangat Kecil?

Salah satu dari sekian banyak alasan banyak orang yang terjun ke dunia investasi properti adalah karena resiko rugi investasi properti sangat kecil. Dapat dibilang jika bisnis investasi properti ini dapat mengunci resikonya sendiri. Apa maksudnya dengan mengunci resikonya sendiri? Pada dasarnya, semua investasi pastinya selalu dibayang-bayangi dengan resiko. Sama seperti dengan jenis investasi lainnya, investasi properti juga memiliki resiko rugi. Namun, bedanya resiko rugi investasi properti sangat kecil karena resiko ini terkunci.

Bagaimana bisa? Semua ini berkaitan dengan teori demand dan supply. Bayangkan saja tiap tahun, populasi penduduk kian bertambah. Dengan begini, permintaan atau Demand akan kebutuhan tempat tinggal terus meningkat. Sedangkan supply atau jumlah properti yang ada semakin terbatas. Karena inilah inflasi properti atau nilai dari properti ini akan semakin besar seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya manusia yang membutuhkan tempat tinggal. Kenaikan harga properti inilah yang mengunci resiko dalam investasi properti dan menyebabkan resiko rugi investasi properti sangat kecil.

Sebagai contohnya, Anda memiliki rumah yang memang tidak bertempat di pusat kota namun memiliki akses yang mudah untuk menuju kesana. Kemudian esok hari, Anda berniat untuk menjual rumah tersebut. Namun tidak sama dengan menjual makanan, menjual rumah adalah pekerjaan yang cukup susah. Inilah kelemahan investasi properti, yaitu tidak bersifat liquid. Mungkin Anda rugi secara waktu, namun Anda belum tentu merugi secara finansial mengingat harga properti yang makin naik seiring dengan berjalannya waktu. Jika tidak laku tahun ini, bisa saja laku tahun berikutnya dengan harga jual yang lebih tinggi.

Karena resiko rugi investasi properti sangat kecil, maka tidak heran banyak orang yang tertarik untuk memulai bisnis investasi propertinya sendiri. Tetapi, sebagai seorang investor Anda juga harus terus berhati-hati. Karena resiko sekecil apapun tetaplah resiko yang harus diwaspadai. Banyak sekali pengertian mengenai resiko, namun dapat disimpulkan jika resiko adalah sebuah ketidaktentuan yang memiliki hasil yang berbeda dari apa yang diharapkan dan berujung dengan kerugian.

Meskipun resiko rugi investasi properti sangat kecil, Anda harus bisa memanajemen resiko sekecil apapun itu. Caranya adalah dengan melindungi asset properti yang Anda miliki dari segala kemungkinan merugi, yaitu perlindungan nonfisik dan fisik. Contoh dari perlindungan nonfisik adalah dengan cara mengasuransikan properti milik Anda. Hal ini demi mencegah resiko murni yang hanyak akan menyebabkan kerugian tanpa adanya keuntungan, seperti kebakaran atau bencana alam. Sedangkan perlindungan nonfisik seperti penangkap petir, peralatan CCTV, mempekerjakan satpan, properti keadaan darurat dan lainnya. Nah, itu dia beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar investasi properti Anda dapat berjalan dengan lancar dan Anda mendapatkan keuntungan yang maksimal.