Mengapa Perlu Membeli Asuransi?

By on December 3, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 255 kali

Asuransi – Berbagai resiko yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari, membuat kita perlu membeli asuransi. Terkadang banyak orang yang berpikir tidak perlu membeli asuransi, karena tidak terlalu membutuhkannya atau merasa rugi jika harus membeli asuransi. Tapi tidak jarang sebagian orang membeli asuransi berlebihan dan tidak sesuai kebutuhan, karena merasa harus melindungi kekayaan finansial dan aset berharga lainnya.

Lalu bagaimana caranya untuk mengetahui produk asuransi yang ditawarkan memang benar dibutuhkan atau tidak? Ada banyak faktor seseorang memutuskan untuk membeli asuransi. Salah satunya untuk perlindungan terhadap keluarga. Misalnya ketika pemegang polis meninggal dunia, tentunya tidak ingin membebankan masalah finansial pada keluarga yang ditinggalkan, seperti cicilan kartu kredit, KPR atau pinjaman-pinjaman lain.

Membeli asuransi membutuhkan berbagai pertimbangan yang hati-hati, karena berkaitan dengan waktu yang sangat panjang. Jangan hanya terpengaruh rayuan agen asuransi yang menawarkan produk asuransi yang belum tentu Anda butuhkan dan justru akan mempersulit keuangan bulanan Anda. Asuransi yang dibeli harus benar-benar menutupi kebutuhan. Hitung dengan cermat apakah nilai pertanggungan yang akan diterima jika terjadi kerugian sanggup menutupi semua kebutuhan seperti yang sudah disebutkan? Berikut hal-hal yang dapat menjadi pertimbangan untuk membeli asuransi atau tidak.

Pertanyaan yang Harus Dijawab Sebelum Membeli Asuransi

Untuk mengetahui sejauh mana keperluan membeli asuransi, Anda dapat membuat daftar pertanyaan seperti berikut. Dengan menjawan daftar pertanyaan berikut, Anda juga akan mengetahui jenis asuransi apa yang benar-benar dibutuhkan.

  1. Apabila kita meninggal akankah istri, anak atau kerabat dekat lain harus bekerja untuk menutupi kebutuhan sehari-hari? Sebab tidak semua orang dapat memberikan warisan besar kepada keluarganya untuk bertahan hidup ketika tulang punggung keluarga meninggal. SItuasi ini harus dipikirkan demi kelangsungan pendidikan anak dan kehidupan sejahtera orang-orang yang dicintai.
  2. Seandainya kita terkena penyakit serius, apakah tersedia dana yang cukup untuk pengobatan? Haruskah kita menjual aset berharga, seperti rumah, tanah, atau mengambil tabungan untuk menutupi biaya pengobatan. Berdasarkan survey kesehatan, pengobatan penyakit serius, seperti kanker, jantung, stroke membutuhkan waktu 1 hingga 5 tahun. Itu pun tidak semua mendapatkan kesembuhan total. Belum lagi selama sakit, kita tidak dapat bekerja untuk mencari nafkah.
  3. Apakah pekerjaan yang dijalani beresiko tinggi? Misalnya untuk pekerja lapangan yang berada di tempat-tempat berbahaya atau rawan kecelakaan. Meskipun sebagian besar perusahaan sudah melindungi setiap karyawan yang memiliki resiko tinggi dengan asuransi jiwa dan kesehatan, ada baiknya untuk memiliki asuransi perlindungan berlapis untuk memberikan perlindungan pada keluarga.
  4. Apakah anak-anak sudah mandiri? Memiliki anak-anak yang masih butuh biaya sekolah tentunya menjadi pertimbangan utama untuk memiliki perlindungan finansial jika terjadi hal buruk pada tulang punggung keluarga. Kecuali anak-anak sudah beranjak dewasa dan sudah tidak tergantung secara finansial. Orang tua harus memperhitungkan kebutuhan anak dengan cermat.

Setelah Anda menjawab semua pertanyaan tersebut, maka dapat mencari informasi mengenai produk asuransi melalui agen. Perhatikan baik-baik semua penjelasannya, mengenai uang premi tiap bulan, uang pertanggungan dan prosedur klaim. Tanyakan pula mengenai jenis pertanggungan yang dibayarkan asuransi. Jangan sampai terjadi kesalahpahaman yang mengakibatkan asuransi tidak dibayarkan.

Membeli asuransi memang membutuhkan banyak pertimbangan. Beli asuransi yang benar-benar dibutuhkan dan tidak mengganggu keuangan bulanan. Cermati juga aturan kontrak yang dibuat perusahaan asuransi. Beberapa faktor tersebut dapat menjadi pertimbangan Anda apakah perlu membeli asuransi atau tidak?