Mengapa Harga Emas Terus Mengalami Penurunan?

By on July 5, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 1,606 kali
Dollar_and_gold

Mengapa Harga Emas Terus Mengalami Penurunan?

Dari pemantauan terhadap harga emas, akhir-akhir ini kian merosot pada titik terendah setelah pada sebelumnya juga mengalami penurunan. Hal ini tentu semakin mendorong adanya pertanyaan yang mencuat ke publik mengapa harga emas terus meluncur mengalami penurunan? Sebenarnya terdapat beberapa situasi berpengaruh serta faktor-faktor yang turut berperan terhadap semakin menurunnya harga dari emas akhir-akhir ini. Mungkin yang menjadi penyebab salah satunya yaitu tercapainya kesepakatan perihal fiscal cliff pada tahun 2013 ini. Hal tersebut dapat mendorong naik atas harga emas sampai pada level $1606 tiap troy ons-nya. Dengan seiring membaiknya minat terhadap risiko atau sentimen risk appetite ini disebabkan karena sudah meredanya rasa kekhawatiran terhadap krisis yang ada di Eropa. Dengan membaiknya negara yang memiliki perekonomian besar layaknya Jepang, China, Jerman dan Amerika Serikat serta dengan adanya moneter yang agresif atas Bank central ditambah lagi dengan semakin bagusnya akan laporan suatu pendapatan pada perusahaan yang sudah terdapftar pada Wall Street maupun bursa yang lain, membuat arah fokus investor berubah ke jenis produk keuangan dengan risiko yang lebih sehingga dapat menghasilkan yeld yang cuku tinggi. Oleh karena itu emas sedikit ditinggalkan.

Apabila kita lihat berdasarkan grafik harga 30 hari terakhir, Kondisi pergerakan dari emas berada pada downtrend channel. Sehingga tekanan untuk terus turun masih tetap membayangi dari pergerakan harga emas itu sendiri. Dan apabila garis uptrend yang tergambar pada grafik menunjukkan ke bawah maka potensi dari emas itu untuk melemah juga semakin besar sehingga emas dapat terjun ke level yang paling rendah.

Lantas, kenapa di tengah membaiknya perekonomian dunia justru harga emas menurun?

Dengan membaiknya perekonomian dunia justru akan lebih menggairahkan suatu pasar saham dan mata uang. Demikian itu menjadikan para investor lebih berburu saham yang bagus serta mata uang yang sedang diminati dunia saat ini yaitu USD. Kenapa hal tersebut memiliki efek terhadap melemahnya dari harga emas? Karena ada banyak investor yang menjual kembali emas guna membeli saham yang bagus serta mata uang. Jadi para investor banyak juga yang lebih membangun maupun merealisasikan ke suatu bisnis di sekror riil.

Lalu kira-kira untuk selanjutnya pergerakan dari harga emas akan seperti apa?

Minat terhadap risiko yang saat ini tengah menghampiri market secara lambat laun juga akan mengatrol harga emas menjadi naik. Hal itu mengingat emas juga merupakan salah satu dari instrumen investasi yang diunggulkan. Hanya saja saat ini para pelaku pasar (investor) lebih fokus untuk memindahkan portofolio-nya ke salah satu instrumen yang risikonya tinggi layaknya saham maupun sektor riil.

Apakah masih ada faktor lain?

Yang menjadi penyebab penurunan dari harga emas lainnya yaitu adanya data yang memperlihatkan investor miliarder (George Soros dan juga Bacon ) melakukan pemangkasan terhadap emas yang dimilikinya atas exchange trended products yang terjadi saat kuartal lalu.

Dari data yang telah dirilis dari Securities dan Exchange Commission memperlihatkan bahwa Soros Funf manajemen memangkas investasi yang dimilikinya atas SPDR Gold sekitar presentase 55% dan mencapai 600.000 saham pada Desember tahun 2013 apabila kita bandingkan dengan kuartal yang lalu. Selain itu Moore Capital Manajemen juga turut menjual semua saham atas dana SPDR kemudian menurunkannya di SP Gold trust. Sedangkan Investor terbesar pada SPDR yaitu Paulson & Co melakukan penahanan kepemilikan atas saham miliknya hingga 21,8 juta jenis saham.

Bagaimana apabila kita tetap melakukan investasi emas untuk saat ini?

Kita tahu bahwa komoditas emas adalah jenis komoditi yang tetap dan akan terus diminati. Bahkan sebelum adanya mata uang pun emas juga telah ada dan digunakan untuk nilai tukar dari suatu barang. Serta penggunaan dari emas sendiri masih sangat dibutuhkan sehingga emas menjadi suatu alat pelindung kekayaan terhadap investasi yang ada di pasar modal. Untuk mengantisipasi kemungkinan kerugian pada pasar saham, maka lembaga investasi pun turut berinvestasi emas. Jadi apabila terjadi penurunan harga saham, mereka masih punya kekayaan dari berinvestasi emas mengingat sejarah dari emas yang bagus hingga saat ini.