Menata Ulang Rumah Dengan Konsep Go Green

By on January 12, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 2,801 kali

Green-HouseInvestasi Properti – Pengembang Go Green, membaca judul tersebut membuat penulis berpikir tentang biaya bukan hanya membangun kawasan hijau melainkan juga mengkonversi ke konsep hijau di rumah kita yang telah ada. Mampu menyebut rumah Anda sebagai ‘hijau’ masih merupakan hal yang baru dewasa ini. Salah satu alasannya adalah bahwa untuk beralih ke konsep hijau dapat menghabiskan biaya besar, namun ada kontribusi yang memadai bahwa rata-rata keluarga dapat dengan mudah membuat arah hidup hijau.

Tentu saja, orang-orang go green untuk alasan yang berbeda. Untuk sebagian dari mereka, go green  hanyalah  solusi akal sehat untuk alergi yang diderita dalam keluarga. Tapi kenapa orang lain memilih untuk menempatkan diri dalam kerumitan ini? Ini bukan uang, kita tahu cukup banyak bahwa go green biasanya membutuhkan biaya lebih banyak, bukan lebih sedikit.

Banyak orang tampaknya keberatan dengan gagasan bahwa rumah yang mereka tempati mengandung lebih banyak bahan kimia. Terlebih lagi, kita membayar untuk hak istimewa itu! Aneh berpikir bahwa Vinyl linoleum mengeluarkan gas beracun, tetapi itu adalah fakta. Linoleum yang asli  tidak, dan dapat lebih sulit untuk ditemukan. (Hal ini sering menjadi fakta bahwa produk pengganti yang lebih baru juga membawa toksisitasnya sendiri.)

Cara lain untuk membantu lingkungan adalah mengikuti rencana yang diselenggarakan kota Anda untuk kembali bersepeda seperti program Car Free Day. Di kota-kota yang mengelola sampah dengan cara yang relatif lebih maju, pemerintah  akan mengambil sampah-sampah yang masih  dapat didaur ulang. Caranya tentu saja bekerja sama dengan orang-orang seperti Anda,  untuk menyediakan tempat sampah yang terpisah yang berbeda jenis dan mudah diakses. Biasanya tempat sampah akan disediakan bagi sampah organik yang terpisah dari sampah anorganik.
Bila Anda menghias rumah, jika Anda berniat untuk go green, gunakan cat yang tidak memiliki atau sedikit sekali memiliki  VOC (Volatile Organic Compounds). Wah jaman sekarang masih ada VOC? Tenang ini bukan Kompeni! Lanjut.  Jika Anda juga berencana untuk melakukan penyegelan kembali pintu kayu atau lantai dll, lateks tidak memiliki faktor polusi yang perlu dikhawatirkan.

Jika Anda memutuskan untuk merombak, Anda akan menemukan banyak peralatan di pasar yang akan membantu Anda untuk go green. Sebagian besar perusahaan alat sekarang menawarkan setidaknya satu pilihan hijau. Baik mesin cuci maupun mesin cuci piring menawarkan siklus yang beroperasi dengan sedikit air. Ada juga toilet dengan fitur yang sama, dan semua pilihan ini akan memberi Anda tagihan lebih murah yang harus dibayar, dalam konsumsi air.

Jika renovasi atau pilihan hijau meluas ke dapur Anda, maka ketika memilih kompor baru atau peralatan dapur lainnya, carilah yang berrating Energy Star. Peralatan-peralatan ini banyak  dirancang dengan lingkungan yang sehat, dan tampilan baja stainless dari peralatan-peralatan tersebut akan membawa dapur Anda tetap up to date!
Beralih ke dalam konsep bingkai hijau kadang-kadang meminta kita untuk melakukan eskalasi bertahap. Segera Anda mungkin menemukan diri Anda mulai membeli bubuk sabun cuci ramah lingkungan dan kemudian Anda seolah merasa lebih berbudi luhur. Iya dong, go green merupakan perbuatan mulia bagi lingkungan. Anda yang sedang membaca artikel ini, kapan Anda siap untuk go green?