Meminimalkan Kerugian Investasi: Faktor Penentu Lakunya Rumah Anda

By on August 4, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 823 kali
Properti

Investasi Properti – Bagi Anda yang ingin memulai berinvestasi dalam jangka panjang, properti rumah bisa menjadi pilihan Anda. Namun, sebelumnya Anda harus ketahui beberapa hal agar meminimalkan kerugian dalam berinvestasi properti. Anda pasti tidak mau, dana yang Anda siapkan untuk masa depan tidak mengalami keuntungan yang signifikan. Walaupun kelihatannya mudah, berinvestasi properti tetap saja memiliki strategis khusus untuk mendapatkan profit.

Saat Anda memutuskan untuk berinvestasi rumah, Anda harus tahu jelas di mana lokasi yang akan diambil. Langkah pertama untuk meminimalkan kerugiaan dalam berinvestasi properti memang berkaitan dengan lokasi.  Lokasi yang strategis sudah tentu menjadi pilihan banyak orang. Lokasi strategis memudahkan calon pembeli Anda untuk bepergian. Orang tidak akan membeli rumah dengan lokasi yang jauh dari pusat kota, apalagi untuk mencapainya mereka harus bertemu dengan kemacetan di beberapa titik.

Selain itu, kondisi lingkungan juga menjadi pertimbangan calon pembeli untuk melihat rumah Anda. Ketika Anda berinvestasi rumah, Anda harus melihat apakah rumah mudah diakses, seperti berada di perkotaan, dekat dengan jalan raya, sarana pendidikan, rumah sakit, dan lain-lain. Selain itu, pastikan bagaimana keamanan di lokasi tempat Anda berinvestasi. Lokasi yang aman tentu akan berharga lebih mahal jika dibandingkan dengan lokasi rawan kejahatan.

Hal-hal tersebut bisa menjadi hal dalam meminimalkan kerugian dalam berinvestasi. Tak hanya itu, ketika Anda memutuskan berinvestasi properti, Anda harus tentukan konsumen Anda. Jika Anda berinvestasi dengan sistem sewa, perjelas siapa yang akan menyewa. Apakah pegawai atau mungkin mahasiswa. Jika diperuntukkan bagi pegawai, ada baiknya Anda mencari lokasi yang dekat dengan jalan raya dan pusat perkantoran. Namun, jika yang menyewa adalah mahasiswa, sudah barang tentu Anda harus mencari lokasi dekat universitas. Dengan mengetahui segmen Anda, kerugian dalam investasi properti dapat ditekan sekecil-kecilnya.

Hal lain yang harus Anda perhatikan ketika berinvestasi rumah adalah hal gaib. Terdengar naif memang. Namun, Anda tak bisa menampik bahwa masyarakat Indonesia masih percaya hal-hal yang berbau mistis. Sebelum membeli kemudian menjualnya atau menyewakannya, Anda boleh menanyakan sejarah dari rumah yang akan Anda beli. Apakah ada cerita mistis yang berkembang di balik rumah tersebut. Mungkin Anda tidak percaya dengan hal seperti itu, tetapi masih banyak konsumen yang percaya akan hal itu. Langkah yang bisa Anda lakukan adalah survei. Dengan menyurvei rumah yang akan dijadikan ladang investasi Anda, tentu akan meminimalkan kerugian yang mungkin terjadi.

Langkah terakhir sebelum Anda memutuskan untuk membeli rumah sebagai investasi Anda adalah memperhatikan masalah banjir. Apakah lokasi yang akan Anda pilih merupakan langganan banjir atau tidak. Selain akan menyulitkan diri sendiri, bila rumah yang akan Anda sewakan, tentu akan menyulitkan konsumen. Cari lokasi yag tidak dekat dengan sungai dengan posisi tanah yang tinggi. Biasanya, lokasi langganan banjir memiliki harga yang murah. Selain merepotkan dari segi materil, banjir juga merugikan dari faktor psikologi. Karena tak ada seorang pun mau hidup dengan was-was ketika hujan turun, takut akan banjir yang melanda.

Setelah melihat beberapa faktor yang harus Anda perhatikan, Anda tentu semakin siap dalam berinvestasi properti. Tak dapat dipungkiri, dalam sebuah bisnis atau investasi, kerugian seolah berada di depan mata. Namun, dengan mengetahui beberapa hal di atas, Anda dapat meminimalkan kerugian investasi properti, contohnya rumah. Selamat berinvestasi.

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty