Memilih Manajer Investasi Yang Aman Dan Tepat

By on July 22, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 361 kali

Investasi Reksadana – Memilih investasi reksadana yang tepat untuk Anda cukup mudah. Anda hanya perlu menentukan profil resiko dan jangka waktu investasi kemudian menyerahkan mekanisme selanjutnya kepada Manajer Investasi. Yang agak rumit dan mesti berhati-hati adalah memilih Manajer Investasi yang sesuai dan tentunya aman. Sudah banyak kasus yang dilaporkan dari investor yang merasa tertipu investasi bodong. Kebanyakan modusnya adalah bisa mendapatkan keuntungan yang besar dengan dana yang rendah. Ingat, keuntungan yang besar bisa Anda dapatkan jika resiko yang Anda ambil juga besar termasuk jumlah dana yang disetorkan. Meski tercoreng dengan kasus-kasus investasi bodong, namun masih banyak juga Manajer Investasi yang bisa dipercaya, berikut adalah cara memilih Manajer Investasi yang aman.

Lihat pengalamannya

Perusahaan Manajer Investasi yang sudah lama berdiri memiliki lebih banyak pengalaman dan keahlian dalam memberikan pelayanan dan pengelolaan investasi. Setidaknya pilihlah Manajer Investasi yang sudah berdiri lebih dari 5 tahun. Anda juga bisa memilih Manajer Investasi yang merupakan cabang dari perusahaan internasional karena perusahaan macam ini tidak akan mengambil resiko yang bisa merusak nama baik perusahaan. Amati juga track recordnya dalam mengelola investasi apakah banyak menguntungkan atau justru lebih banyak gagal.
Melihat tingkat kepercayaan investor kepada Manajer Investasi juga bisa dilihat dari AUM nya. AUM atau Asset Under Management merupakan aset-aset yang berada dalam pengelolaan perusahaan. Semakin banyak AUM nya maka logikanya semakin terpercaya perusahaan tersebut di mata para investor.

Produk yang ditawarkan bukan produk baru

Inilah sebabnya mengapa setidaknya Manajer Investasi yang Anda pilih sudah berumur minimal 5 tahun. Produk investasi reksadana yang sudah berumur lebih dari 5 tahun sudah mengalami pahit manisnya dinamika dunia investasi sehingga sudah teruji. Dalam 5 tahun IHSG sudah mengalami titik terendah dan titik tertinggi. Usia produk yang dimiliki sebuah Manajer Investasi bisa dilihat dari tanggal peluncuran produk (inception date) yang terdapat pada prosepktus Manajer Investasi.

Kinerjanya konsisten

Sebelum menandatangani kontrak, lihat dulu kinerja dan performanya dalam mengelola investasi. Untuk melihat kinerja suatu Manajer Investasi bisa dilihat dari portofolio yang bisa kita minta kepada Manajer Investasi ketika kita mendaftar. Kemudian setelah kita mendaftar pun Manajer Investasi akan memberikan laporan secara rutin mengenai kinerja perusahaan tersebut. Lebih baik memilih perusahaan dengan keuntungan dan kerugian yang seimbang dibandingkan dengan perusahaan dengan nilai return yang tinggi pada satu waktu tetapi di lain waktu nilai returnnya jatuh.

Sesuaikan dengan profil resiko

Meski ukuran resiko yang kita ambil sudah tergambar dalam jenis reksadana yang dipilih, namun masing-masing Manajer Investasi bisa memiliki gaya investasi yang berbeda. Ada yang sukanya agresif dengan mengambil resiko yang tinggi meski nilai return-nya juga tinggi. Namun hal ini bisa membahayakan investor yang lebih suka main aman daripada mengambil resiko tinggi. Maka dari itu pilihlah Manajer Investasi yang memiliki profil resiko sama dengan Anda.

Cek ke OJK dan Bapepam-LK

OJK (Otoritas Jasa Keuangan) merupakan lembaga berwenang untuk mengawasi dan mengatur masalah keuangan di Indonesia. Sedangkan Bapepam-LK  (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan) merupakan perusahaan di mana Manajer Investasi wajib mendaftarkan diri di sana. Untuk mengetahui apakah Manajer Investasi yang Anda pilih aman atau tidak bisa dicek langsung ke situs resmi dari kedua lembaga keuangan resmi tersebut. Di dalamnya juga terdapat informasi mengenai alamat, nilai saham, bahkan jajaran direksinya.