Memilih Investasi Reksadana Sesuai Tujuan Keuangan

By on February 24, 2017 | Artikel ini Sudah di baca 460 kali

Investasi Reksadana – Seorang calon investor yang hendak berinvestasi dalam reksa dana harus memilih investasi reksa dana sesuai tujuan keuangan. Memilih investasi reksa dana sesuai tujuan keuangan artinya seseorang yang akan berinvestasi ini sudah mengetahui terlebih dahulu apa itu tujuan keuangan. Tujuan keuangan dapat diartika sebagai bentuk dari perencanaan akan keuangan termasuk dalam pengelolaannya. Tujuan keuangan bentuknya bisa bermacam-macam sesuai kebutuhan dari setiap orangnya. Dalam pemenuhan kebutuhan akan keuangan tersebut dibutuhkan salah satu cara pemenuhannya, salah satunya dengan berinvestasi melalui membeli produk investasi dari reksa dana. Dengan memilih investasi reksa dana sesuai tujuan keuangan juga akan mempercepat Anda dalam mencapai tujuan tersebut. Harus diingat bahwa tujuan dari sebuah investasi adalah mencapai sebuah tujuan keuangan termasuk untuk reksa dana. Oleh karena itu, pentng sekali untuk memilih investasi reksa dana sesuai tujuan keuangan.

Makin Beresiko Makin Untung

Jenis reksa dana yang akan membawa seseorang menuju ujuan keuangannya banyak ditawarkan. Pilihannya terdiri dari Reksadana Pasar Uang, ada juga Reksadana Pendapatan Tetap, kemudian Reksadana Campuran, dan Reksadana Saham.

Harus diketahui juga tujuan keuangan Anda merupakan tujuan keuangan yang sifatnya berjangka atau tidak. Sehingga, jika tujuan keuangan Anda merupakan tujuan keuangan dengan sifat berjangka untuk waktu yang pendek, disarankan untuk memilih jenis investasi dari reksadana yaitu Reksadana Pasar Uang. Pilihan jenis reksadan yang satu ini adalah jika jangka yang dimaksud tersebut adalah di bawah tiga tahun. Maka sangat cocok untuk Anda berinvestasi dalam Reksadana Pasar Uang ini. Penanaman investasinya dilakukan dengan cara menanamkan investasi dalam pasar uang seperti deposito berjangka, sertifikat deposito, obligasi, SBI, serta, SBPU. Mengenai keutungannya, keuntungan yang dihasilkan mungkin tidak akan besar. Ini terjadi karena tingkat resiko dalam berinvestasi melalui Reksadana Pasar Uang ini juga kecil. Untuk masa jatuh temponya, Reksada Pasar Uang memiliki masa jatuh temponya yaitu satu tahu.

Jika tujuan keuangan yang dimiliki Anda sifatnya berjangka namun waktunya antara lima sampai sepuluh tahun. Maka, sangat cocok jika Anda memilih investasi produk reksa dana dengan jenis Reksadana Pendapatan Tetap. Bentuk dari investasi ini adalah dengan menempatkan instrumen surat utang sebagai portofolio investasinya. Untuk keuntungan yang akan dihasilkan pun jumlahnya lebih besar dari pada jenis Reksadana Pasar Uang.

Jika jangka waktu dari tujuan keuangan di atas sepuluh tahun, maka pilihan yang cocok adalah Reksadana Campuran. Resiko dari reksadana campuran tingkatnya adalah moderat dibandingkan dua jenis reksadana sebelumnya. Instrumen investasi dari Reksadana Campuran ini akan bervariasi termasuk dengan mengkombinasikan instrumen dari Reksadana Pasar Uang dan Reksadana Pendapatan Tetap. Keuntungan pun sesuai dengan resikonya sudah pasti besar. Terakhir, dengan resiko paling besar adalah reksadana saham. Resikonya yang besar akan mengantarkan Anda pada sebuah keuntungan yang besar pula.