Membuka Usaha Distro Bagi Kawula Muda

By on June 12, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 503 kali

Inspirasi Bisnis – Distro mulai dikenal 1 dasawarsa yang lalu. Biasanya berbentuk merchandise atau pakaian-pakaian yang digemari kawula muda atau orang-orang dengan latar belakang minat tertentu. Meskipun bukan bentuk bisnis baru, usaha ini semakin mantap dan dilirik para penggemar merchandise yang tidak umum di pasaran.

Di bawah ini adalah keunikan distro yang membedakannya dengan toko pakaian biasa:

1. Diproduksi terbatas, hanya 20 hingga 100 produk yang sama. Dengan cara ini, para pembeli merasa barang yang dibelinya tidak dimiliki oleh banyak orang dengan demikian akan meningkatkan kebanggaan pembeli atas barang yang yang dibelinya.

2. Memiliki ciri khas, misalnya produk-produk untuk para penggemar Vespa, maka barang yang dipoduksi akan berkisar dalam kaitannya dengan Vespa. Keunikan juga dapat terletak pada gambar-gambar yang didisain, bahwa gambar-gambar  tersebut walau berbeda warna dan bentuk biasanya  dapat dikenali sebagai produk dari distro tertentu.

3. Mayoritas membidik kaum muda sehingga disain-disainnya cenderung berorientasi pada energi kawula muda. Namun ini tidak membatasi bahwa produk distro juga dapat dihasilkan untuk golongan yang lebih berumur.

4. Memiliki standar kualitas tersendiri, dari jahitan hingga sablon. Dari sinilah produk-produk distro memberikan jaminan mutu yang tidak akan mengecewakan para konsumen.

5. Karena jumlah produk yang terbatas, tidak selalu bahwa produk distro diproduksi oleh suatu pabrik konveksi.

Kadang konsumen tidak dapat membedakan factory outlet dengan distro. Factory outlet menyediakan produk dangan satu merk yang langsung mengambil dari pabrik. Dapat dikatakan bahwa produk-produk factory outlet tidak diproduksi dalam jumlah terbatas. Dan biasanya produk factory outlet keluaran dari konveksi atau garment. Ini sungguh berbeda dengan distro.

Jika Anda memiliki sekelompok orang dalam jaringan Anda yang dapat mendisaian gambar-gambar modern dengan cukup bagus, alhi sablon yang selalu up to date dengan teknologi baru, disainer pakaian yang inovatif, maka Anda sudah cukup untuk memulai bisnis distro. Mengenai penjahitan misalnya, Anda dapat mencari perusahaan-perusahaan yang bersedia menjahit orderan Anda dalam skala kecil. Yang terakhir, Anda harus memiliki lokasi strategis atau bahkan memanfaatkan garasi atau salah satu ruang di rumah Anda untuk menjalankan bisnis Anda. Gunakan media sosial dan teman-teman Anda akan menyerbu dagangan Anda!  Yang terpenting adalah menjaga kualitas, karena konsumen mau membayar berapapun untuk barang yang mereka sebut ‘barang distro’. Jangan beri mereka barang kualitas rendah karena penghobby distro seperti penulis ini (hobby lihat-lihat tapi tidak beli hehehhe) dapat langsung mengetahui bahwa barang tersebut sudah layak disebut barang distro atau belum hanya dari kualitasnya saja, meskipun kualitas bukan patokan absolut. Ya, setidaknya terimalah nasehat ini supaya bisnis distro Anda dapat berjalan selanggeng mungkin.

Sekiranya Anda tidak terlalu menyukai keribetan memproduksi barang distro sendiri, masih ada satu alternatif lagi.  Silahkan Anda berkulakan dari para produsen. Anda tentu mengetahui pusat bisnis fashion dan pusat orang-orang kreatif. Semuanya dapat Anda jumpai di kota-kota sepeti Bandung, Jogja dan Jakarta. Di kota-kota ini banyak betebaran produk-produk distro. Nah, mengapa Anda tidak mencoba berbicara kepada para produsen?